Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Juli 2026 | 04.43 WIB

Terlihat Sepele, Ini 4 Penyebab Seseorang Kecanduan Belanja Impulsif

ilustrasi orang yang berbelanja online. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi orang yang berbelanja online. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Di era digital saat ini, kemudahan teknologi membuat berbagai kebutuhan dapat dibeli hanya melalui beberapa sentuhan di layar ponsel.

Mulai dari pakaian, makanan, hingga barang sehari-hari, semuanya tersedia dengan cepat tanpa perlu banyak pertimbangan.

Namun, kemudahan tersebut juga dapat membuat sebagian orang lebih mudah melakukan pembelian secara spontan tanpa memikirkan dampaknya.

Kebiasaan belanja impulsif sering kali bukan berasal dari kebutuhan nyata, melainkan dipengaruhi oleh faktor psikologis tertentu, seperti dorongan emosional atau keinginan mendapatkan kepuasan sesaat.

Dikutip dari English Jagran, berikut empat alasan psikologis yang dapat membuat seseorang lebih rentan melakukan belanja online secara impulsif.

1. Sensasi dopamin dari kepuasan instan

Banyak orang menyukai perasaan membeli sesuatu untuk diri sendiri, ini memicu pelepasan dopamine, yang menyebabkan kecanduan belanja impulsif.

Alhasil Anda benar-benar lupa untuk memeriksa dompet, jadi menyesali pembelian tersebut kemudian.

Alasan utama mengapa Anda kecanduan kebiasaan ini adalah kemudahan berbelanja yang disediakan oleh aplikasi, beserta opsi pembelian sekali klik.

Cara yang tepat untuk mengatasi masalah pembelian impulsif ini dengan aturan '48 jam'.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore