
Anti-Aging Bukan Cuma untuk Usia 40-an, Ini Alasan Perawatan Kulit Perlu Dimulai Lebih Dini
JawaPos.com - Banyak orang baru mulai menjalani perawatan anti-aging ketika tanda-tanda penuaan pada kulit sudah terlihat. Padahal, proses penuaan kulit berlangsung secara bertahap sejak usia pertengahan 20-an, ketika kemampuan regenerasi alami kulit mulai menurun.
Kondisi ini dapat memicu munculnya garis halus, berkurangnya elastisitas, kulit terasa lebih kering, hingga warna kulit yang tampak tidak merata.
Proses tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh bertambahnya usia. Paparan sinar matahari, polusi, tingkat stres yang tinggi, serta kurangnya waktu istirahat juga dapat mempercepat penurunan kondisi kulit.
Karena itu, perhatian masyarakat terhadap perawatan kulit kini semakin meningkat, terutama pada formulasi yang diklaim mampu membantu menjaga kesehatan sekaligus mendukung regenerasi kulit.
Dokter kulit umumnya menilai bahwa perawatan anti-aging bukan berarti berupaya menghilangkan kerutan yang sudah muncul, melainkan menjaga fungsi pelindung kulit agar tetap optimal sejak dini. Langkah ini dapat membantu memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan sekaligus menjaga kondisi kulit tetap sehat dalam jangka panjang.
Selain menggunakan rangkaian skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulit, kebiasaan sehari-hari juga berperan penting. Penggunaan tabir surya secara rutin, menjaga kelembapan kulit, tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta menghindari paparan sinar matahari berlebihan menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan kulit.
Salah satu bahan aktif yang belakangan semakin banyak digunakan dalam dunia kecantikan adalah Polydeoxyribonucleotide (PDRN). Di Korea Selatan, bahan ini telah dimanfaatkan dalam berbagai jenis perawatan kulit karena dikenal dapat membantu mendukung proses regenerasi kulit.
"Tren skincare kini tidak lagi hanya berfokus pada memperbaiki tampilan kulit, tetapi juga mendukung regenerasi kulit agar tetap sehat dalam jangka panjang. Kami ingin menghadirkan inovasi berbasis sains yang dapat diakses oleh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari rutinitas skincare sehari-hari," ujar Catherine, selaku Product & Innovation Manager Amura dengan Ginseng PDRN Series.
Menurut Catherine, perkembangan teknologi formulasi memungkinkan bahan-bahan yang sebelumnya identik dengan perawatan di klinik kini hadir dalam skincare harian. Selain mempertimbangkan efektivitas kandungan, formulasi juga dikembangkan agar memiliki tekstur yang ringan, mudah menyerap, dan dapat digunakan oleh beragam jenis kulit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022