
Ilustrasi, orang terlampau cerdas yang menjengkelkan. (Magnific/ stockking)
JawaPos.com - Pasti di benak Anda kecerdasan sebagai organisasi mental yang patut dicontoh dengan opini yang jelas, penampilan yang tajam, atau pendirian yang percaya diri dan teguh.
Tapi, berdasarkan penelitian yang berkembang, yang terjadi justru sebaliknya. Orang yang terlampau cerdas tidak selalu lebih cepat, lebih tenang, atau lebih tegas.
Kadang kada pikiran mereka lebih sibuk, lebih lambat, dan lebih bertentangan. Ini membuat mereka terasa menjengkelkan dan disalahpahami.
Lebih lanjut, Dilansir JawaPos.com dari psychologytoday pada Rabu (24/6), berikut ini dua kebiasaan menjengkelkan dari orang yang terlampau cerdas.
1. Mengubah Pikiran di Tengah Perdebatan
Sebuah studi di tahun 2024 yang diterbitkan dalam Cognitive Research: Principles and Implications menemukan bukti konsisten bahwa seseorang dengan kecerdasan fluid yang lebih tinggi lebih mudah untuk mengubah sikapnya sebagai respons terhadap koreksi.
Sementara seseorang yang memiliki kemampuan penalaran yang lebih rendah menunjukkan kecenderungan yang lebih kuat untuk tetap berpegang teguh pada informasi yang salah, bahkan setelah menerima pesan koreksi.
Jadi, ketika Anda mendapati seseorang yang telah menyatakan posisi dengan penuh keyakinan, tapi sepuluh menit kemudian berkata, 'Saya ingin menarik kembali apa yang Saya katakan', bisa jadi penanda bahwa orang tersebut terlampau cerdas.
Mungkin bagi Anda dan kebanyakan orang itu sebuah kebingungan, keragu-raguan, atau kurangnya persiapan. Sangat menjengkelkan juga rasanya.
Tapi, bagi otak orang yang mengatakannya, itu menandakan bahwa sesuatu yang lebih akurat baru saja hadir.
Para peneliti telah mengidentifikasikan tentang bagaimana orang yang terlampau cerdas terhubung dengan ketidakpastian.
Membuat mereka lebih nyaman berada dalam proses revisi, bahkan ketika proses itu terlihat oleh orang lain.
Mereka juga tidak merasa terburu-buru untuk bertindak dengan pasti sebelum dirinya siap.
Jadi, jika proses berpikir masih berlangsung, mereka akan melakukannya dengan lantang.
2. Memberi Terlalu Banyak Konteks yang Tidak Perlu

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
