
ilustrasi orang yang cat rambut. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Pewarnaan rambut atau hair colouring bukan hanya untuk menutupi uban, tetapi juga memberikan perlindungan bagi rambut dan kulit kepala selama proses pewarnaan.
Dengan meningkatnya kesadaran akan bahan kimia berbahaya, banyak konsumen kini mempertimbangkan kembali kebiasaan pewarnaan rambut mereka.
Nyatanya kulit kepala bisa memberikan sinyal peringatan dini tentang penggunaan pewarna rambut kimia.
Dilansir English jagran, berikut enam tanda bahwa kulit kepala anda membutuhkan istirahat dari pewarna rambut yang keras.
1. Gatal atau sensasi terbakar
Jika Anda mengalami rasa terbakar, gatal, atau sangat kencang di kulit kepala selama/setelah mewarnai rambut, itu adalah reaksi terhadap bahan-bahan keras, termasuk amonia, PPD, dan hidrogen peroksida (HPO).
2. Kulit kepala kering dan mengelupas
Jika kulit kepala Anda terasa kering atau mengelupas setelah mewarnai rambut, itu adalah indikasi jelas bahwa kulit kepala Anda kekurangan kelembapan.
Banyak produk yang mengandung banyak bahan kimia menghilangkan minyak alami dari kulit kepala Anda dan merusak lapisan pelindung normal kulit kepala Anda.
3. Peningkatan kerontokan rambut

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
