
ilustrasi rambut rontok. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Sudah membeli semua minyak rambut, serum, sampo, dan kondisioner mahal, tapi rambut rontok tetap berlanjut?
Nah, Anda mungkin perlu menyelidiki lebih dalam untuk mengidentifikasi masalah sebenarnya.
Bukan, bukan minyak atau serum mahal lainnya, tetapi sesuatu yang ada di piring Anda.
Apa yang Anda makan memiliki dampak signifikan pada kesehatan rambut. Demikian pula, makanan bisa memperburuk kerontokan rambut.
Melansir times india, berikut lima makanan yang bisa menjadi penyebab tersembunyi di balik kerontokan rambut Anda.
1. Karbohidrat olahan dan camilan manis
Semua karbohidrat olahan dalam makanan Anda, seperti roti, biskuit, dan kue menghalangi Anda untuk mendapatkan rambut yang sehat.
Selain itu, camilan manis seperti sereal dan dessert yang diberi pemanis juga berkontribusi pada kerontokan rambut.
Konsumsi karbohidrat dapat menyebabkan peradangan, yang memperburuk kerontokan rambut pada wanita.
2. Makanan yang digoreng
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022