
seseorang yang tetap diam saat pertengkaran terjadi. (Freepik/pressfoto)
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, cara seseorang merespons konflik sering kali bukan sekadar pilihan spontan, melainkan hasil dari pengalaman panjang yang membentuk dirinya sejak kecil. Ada perempuan yang tegas, ada yang ekspresif, dan ada pula yang memilih diam saat pertengkaran terjadi.
Diamnya seorang perempuan sering disalahartikan sebagai sikap tidak peduli, pasrah, atau bahkan manipulatif. Padahal, dalam banyak kasus, diam tersebut adalah mekanisme perlindungan diri—sesuatu yang ia pelajari dari pengalaman hidupnya.
Dilansir dari Expert Editor, jika seorang perempuan cenderung memilih diam saat konflik, ada kemungkinan ia pernah mengalami beberapa hal berikut saat tumbuh dewasa.
1. Terbiasa Hidup di Lingkungan yang Tidak Aman Secara Emosional
Perempuan yang tumbuh di lingkungan penuh ketegangan—entah itu sering terjadi pertengkaran, teriakan, atau konflik berkepanjangan—biasanya belajar satu hal: berbicara bisa memperburuk keadaan.
Dalam kondisi seperti ini, diam menjadi strategi bertahan hidup. Ia belajar bahwa menghindari konflik lebih aman daripada menghadapinya. Saat dewasa, pola ini terbawa, sehingga ia memilih diam bukan karena tidak punya pendapat, tetapi karena ingin menjaga situasi tetap terkendali.
2. Pendapatnya Sering Diabaikan Sejak Kecil
Jika sejak kecil seseorang terbiasa tidak didengar—entah oleh orang tua, keluarga, atau lingkungan sekitar—ia bisa tumbuh dengan keyakinan bahwa suaranya tidak penting.
Akibatnya, saat terjadi pertengkaran, ia mungkin merasa:

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
