
Ilustrasi pohon Natal dengan dominasi warna merah dan hijau yang melambangkan harapan, kehidupan, serta makna spiritual dalam tradisi Natal (Dok. Party Alibaba)
JawaPos.com - Setiap menjelang Natal, kombinasi warna merah dan hijau hampir selalu mendominasi ruang publik, mulai dari hiasan rumah hingga pusat perbelanjaan. Dua warna ini bukan sekadar pilihan dekoratif, melainkan simbol yang terbentuk melalui proses sejarah panjang. Seperti diulas TIME, keterkaitan merah dan hijau dengan Natal tidak berasal dari satu tradisi tunggal, melainkan dari akumulasi kebiasaan budaya, makna religius, dan pengaruh visual yang berkembang lintas zaman.
Penggunaan warna hijau dalam perayaan Natal berakar pada tradisi masyarakat Eropa kuno yang memanfaatkan tanaman hijau abadi saat musim dingin. Ketika sebagian besar tumbuhan meranggas, tanaman seperti cemara dan holly tetap bertahan hidup dan menjadi simbol harapan. Party Alibaba menjelaskan bahwa holly, dengan daun hijau pekat dan buah merah mencolok, secara alami mempertemukan dua warna tersebut dalam dekorasi musim dingin jauh sebelum Natal dirayakan secara modern.
Dalam perkembangan selanjutnya, tradisi ini berbaur dengan ajaran Kristen. Warna hijau kemudian dimaknai sebagai lambang kehidupan dan pembaruan, sedangkan merah dikaitkan dengan kasih dan pengorbanan. Meskipun Natal berfokus pada kelahiran Yesus, simbol warna merah tetap digunakan sebagai bagian dari narasi spiritual yang lebih luas dalam tradisi Kristen.
Identitas warna Natal semakin menguat seiring munculnya figur Santa Claus dalam budaya populer. Penggambaran Santa dengan pakaian merah mulai dikenal luas sejak akhir abad ke-19 dan semakin populer pada abad ke-20 melalui ilustrasi media dan iklan. Kehadiran Santa berbaju merah di tengah dekorasi pohon Natal berwarna hijau membentuk citra visual yang kemudian diterima secara global sebagai standar Natal.
Dari sisi estetika, kombinasi merah dan hijau juga memiliki daya tarik visual yang kuat. Williams Elite Realty menyebutkan bahwa kedua warna tersebut saling berlawanan namun seimbang, sehingga menciptakan kontras yang mudah menarik perhatian dan menghadirkan kesan hangat. Faktor inilah yang membuat merah dan hijau terus dipertahankan dalam dekorasi dan perayaan Natal hingga saat ini.
Secara keseluruhan, identitas warna Natal lahir dari pertemuan antara tradisi alam, simbol keagamaan, dan budaya visual modern. Merah dan hijau akhirnya bukan hanya warna hiasan, melainkan penanda kolektif yang menghidupkan suasana Natal di berbagai belahan dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022