Bertahan dari budaya burnout ancam kesehatan mental
JawaPos.com – Zaman sekarang, banyak orang merasa terpaksa hidup dalam budaya kerja nonstop, sering lembur, membawa pekerjaan ke rumah, dan selalu siap sedia bahkan di luar jam kerja, sementara tetap menjaga keseimbangan kerja dengan pola hidup penting.
Sayangnya, kebiasaan ini sering berujung pada kelelahan fisik, stres emosional, dan kelelahan mental kronis, atau yang dikenal sebagai burnout.
Reaksi seperti ini wajar, karena otak manusia memang dirancang untuk waspada ketika menghadapi ancaman atau ketidakpastian.
Namun, ada juga individu yang mampu tetap hadir, lebih tenang, dan konsisten dalam melewati masa-masa sulit.
Mereka tidak kebal terhadap stres, tetapi memiliki kebiasaan tertentu yang membuat mereka mampu mengontrol emosi tanpa tenggelam dalam kecemasan.
Melansir dari laman Yourtango pada Rabu (26/11), menyebutkan tiga hal yang harus dihentikan agar dapat bertahan dari budaya burnout saat ini.
Penelitian psikolog dalam National Library of Medicine, menemukan bahwa individu yang terbiasa melatih mindfulness memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan kemampuan regulasi emosi yang lebih baik.
Mindfulness membantu otak tetap berada di saat ini, bukan terjebak memikirkan masa lalu atau mengkhawatirkan hal yang belum terjadi. Hal ini membuat seseorang lebih stabil ketika menghadapi masalah.
Berikut tiga kebiasaan yang bisa kamu pelajari agar tetap hadir dan kuat secara emosional, meskipun tantangan datang menghampiri.
Banyak orang bangga jika bisa bekerja melewati batas jam kerja normal, mengecek email malam hari, membawa laptop ke rumah, atau terus bekerja di akhir pekan demi tuntutan karier.
Work warrior adalah orang yang terlalu bangga menunjukkan dedikasi dengan terus bekerja.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
