
Ilustrasi seseorang yang sangat fokus bekerja di depan laptopnya hingga larut malam dan mengabaikan makanan yang sudah tersedia di meja. (Freepik)
JawaPos.com - Terdapat sekelompok orang yang benar-benar bisa "lupa" makan ketika mereka sedang tenggelam dalam pekerjaan atau proyek yang sangat mereka sukai.
Fenomena ini mungkin terdengar aneh, tetapi secara psikologi hal tersebut jauh lebih umum daripada yang dibayangkan banyak orang.
Melansir dari Global English Editing Selasa (21/10), para psikolog telah meneliti pikiran individu-individu ini dan mengungkap beberapa ciri unik yang seringkali mereka tunjukkan dalam kehidupan.
Ciri-ciri ini tidak hanya membuat mereka menonjol di antara orang lain, tetapi juga menjelaskan bagaimana mereka mendekati tugas dengan fokus yang sangat terpusat.
Memahami karakteristik tersebut dapat memberikan kita perspektif baru tentang cara menyalurkan energi secara lebih efektif.
Beberapa sifat ini sebenarnya adalah pedang bermata dua, karena fokus yang tinggi dapat datang dengan mengorbankan keseimbangan dan kesehatan diri sendiri.
1. Fokus Tingkat Tinggi (Laser-Focus)
Orang yang sering "lupa" makan saat asyik bekerja menunjukkan fokus luar biasa yang melampaui konsentrasi harian biasa. Mereka memiliki kemampuan untuk mengunci diri pada suatu tugas, memblokir segala sesuatu yang lain, termasuk kebutuhan dasar seperti rasa lapar. Ciri ini terkait erat dengan konsep psikologi flow, yaitu keadaan pikiran di mana seseorang terhanyut dalam aktivitas dan merasa energinya direntangkan hingga batas maksimal.
2. Tingkat Disiplin Diri yang Kuat
Disiplin diri yang tinggi adalah satu di antara ciri umum lain yang dimiliki oleh individu yang melupakan makan saat disibukkan oleh tugas. Mereka mampu melawan berbagai gangguan di sekitar dan tetap berkomitmen penuh pada tugas, bahkan ketika perut mereka mulai keroncongan. Komitmen terhadap pekerjaan terlihat lebih kuat dibandingkan dorongan untuk memenuhi rasa lapar yang sebenarnya mereka rasakan saat itu.
3. Kecenderungan ke Arah Perfeksionisme
Orang-orang yang melewatkan waktu makan saat sibuk biasanya memiliki dorongan menuju perfeksionisme yang kuat dalam dirinya. Mereka didorong oleh kebutuhan mendesak untuk memenuhi standar yang tinggi, bahkan seringkali standar tersebut adalah tuntutan dari diri sendiri, sehingga mengesampingkan kebutuhan dasar. Perfeksionisme bisa mendorong pencapaian besar, namun juga dapat memicu stres, kecemasan, dan bahkan burnout yang berlebihan.
4. Ketahanan Menghadapi Kemunduran
Satu ciri yang sangat menonjol di antara mereka yang melupakan makan adalah ketahanan mental yang tangguh. Mereka mempunyai kemampuan luar biasa untuk bangkit kembali dari kemunduran, lalu kembali fokus pada tugas dengan tekad yang tidak goyah dan utuh. Mereka tidak akan berhenti untuk makan, sebaliknya malah menggunakan waktu tersebut untuk merefleksikan dan menyusun strategi demi langkah berikutnya yang lebih baik.
5. Menyukai Kesendirian (Solitude)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022