Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Oktober 2025, 15.02 WIB

7 Jenis Pembelian yang Masih Terasa Boros bagi Mereka yang Dibesarkan Orang Tua Hemat

Ilustrasi seseorang membawa laptop dan kopi di kafe. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang membawa laptop dan kopi di kafe. (Freepik)

JawaPos.com - Pola asuh orang tua yang sangat hemat (frugal) akan membentuk kebiasaan finansial jangka panjang dalam diri kita. Nilai-nilai penghematan yang ditanamkan sejak kecil sering terbawa hingga usia dewasa. Bahkan setelah mampu secara finansial, kita masih merasakan dorongan untuk selalu menahan diri.

Melansir dari Geediting.com, ada beberapa jenis pembelian yang masih terasa sangat boros bagi orang dewasa yang tumbuh dari lingkungan seperti ini. Perasaan bersalah saat membeli barang tertentu menandakan didikan hemat masih memengaruhi keputusan. Mari kita ulas tujuh pembelian yang dimaksud.

1. Membeli Pakaian Serba Baru

Orang yang dibesarkan oleh orang tua hemat cenderung merasa sangat segan mengeluarkan uang untuk pakaian baru. Mereka diajari bahwa pakaian bekas atau thrift memiliki harga jauh lebih murah. Berbelanja pakaian baru terasa boros sekali, padahal yang layak pakai masih banyak.

2. Kopi Mahal dari Kedai Kopi Ternama

Mengunjungi kedai kopi mahal untuk membeli latte pagi adalah ritual harian bagi sebagian orang. Namun, bagi anak dari orang tua hemat, kebiasaan ini terasa seperti kemewahan yang tidak perlu. Mereka lebih menghargai kesenangan sederhana tanpa terperangkap kebiasaan mahal.

3. Air Minum dalam Kemasan Botol

Air minum kemasan botol sering dianggap sebagai pembelian yang konyol bagi mereka yang terdidik untuk berhemat. Air keran biasanya sama aman dan gratis, tanpa harus mengeluarkan uang tambahan. Pembelian ini terasa seperti kemewahan yang sangat berlebihan.

4. Buah dan Sayuran yang Sudah Dipotong

Kenyamanan buah dan sayuran yang sudah dipotong memang tidak dapat disangkal. Namun, produk yang sudah diolah ini cenderung lebih mahal daripada bahan mentah. Sayuran dan buah potong juga cepat busuk, yang berpotensi menyebabkan pemborosan makanan.

5. Paket Saluran Kabel Premium

Di zaman banyaknya layanan streaming, membayar saluran kabel premium terasa sia-sia dan mahal. Saat kecil, mereka diajarkan untuk puas dengan saluran yang terbatas. Mengeluarkan uang besar untuk saluran yang jarang ditonton jelas bertentangan dengan prinsip hemat.

6. Kosmetik atau Produk Kecantikan Kelas Atas

Satu di antara pembelian yang masih terasa sangat sia-sia adalah kosmetik dengan harga premium. Nilai penghematan mengajarkan bahwa produk yang lebih terjangkau dapat bekerja sama efektifnya. Mereka sulit membenarkan pengeluaran berlebihan hanya untuk merek.

7. Elektronik dengan Harga Penuh

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore