
Banyak orang mengeluh hidup terasa berat dan rezeki seakan sulit mengalir, padahal kerja keras sudah dilakukan.Foto: Freepik
JawaPos.com-Setiap orang tentu mendambakan hidup yang penuh keberkahan, rezeki lancar, dan suasana rumah yang tenteram. Namun, sering kali muncul pertanyaan:
Mengapa sudah bekerja keras tapi hasilnya masih terasa kurang?
Mengapa usaha tidak kunjung berkembang meski sudah dicoba berkali-kali?
Mengapa suasana hati sering terasa berat saat berada di rumah?
Dalam budaya Jawa dan ajaran feng shui, jawabannya tidak melulu tentang kerja keras, melainkan juga tentang energi. Rumah yang kita tinggali diyakini sebagai pusat energi, tempat kita beristirahat, memulihkan tenaga, serta membangun rencana masa depan. Jika energi di dalam rumah terganggu, maka aliran rezeki pun bisa tersendat.
Menariknya, keyakinan ini ternyata tidak hanya berlandaskan mistis. Bila ditelaah lebih dalam dengan logika modern, ada penjelasan rasional yang bisa diterima akal. Psikologi, kesehatan mental, hingga produktivitas sehari-hari ternyata sangat dipengaruhi oleh kondisi rumah dan benda-benda di dalamnya.
Dilansir dari kanal YouTube Rezeki dan Hoki, jangan sepelekan, karena dampaknya bisa lebih besar dari yang kita kira.
Dalam filosofi Jawa, barang yang rusak dianggap kehilangan "roh fungsinya". Ia tidak lagi berguna sesuai tujuan awalnya, sehingga berubah menjadi simbol energi yang mandek. Begitu pula dalam feng shui, barang rusak atau menumpuk disebut dapat menciptakan energi sha chi, yaitu energi negatif yang membuat rumah terasa berat dan tidak nyaman.
Mari kita lihat dari kacamata logika: menyimpan barang rusak seperti televisi mati, kursi patah, kipas angin tidak berfungsi, atau piring pecah yang masih disimpan hanya akan membuat rumah terasa sesak.
Dampaknya:
Pandangan sumpek: Rumah penuh barang menimbulkan kesan berantakan.
Beban psikologis: Setiap kali melihat barang rusak, otak memprosesnya sebagai masalah kecil yang belum terselesaikan.
Produktivitas menurun: Saat hati terasa berat, energi bekerja dan kreativitas otomatis ikut menurun.
Segera perbaiki barang rusak yang masih bisa diperbaiki.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022