
Botol minyak zaitun (dok. freepik)
JawaPos.com - Minyak zaitun bukan hanya sekadar bahan dapur, tetapi juga telah lama dipakai sebagai rahasia kecantikan alami. Cairan emas dari Mediterania ini memiliki beragam manfaat, mulai dari melembapkan kulit hingga membantu mengatasi masalah penuaan dini.
Selain dikonsumsi, minyak zaitun juga kerap digunakan langsung pada kulit maupun rambut. Kandungan antioksidan, vitamin, hingga sifat antibakterinya membuat minyak ini semakin populer dalam dunia perawatan tubuh.
Namun, meski penuh manfaat, penggunaan minyak zaitun di kulit tidak selalu cocok untuk semua orang. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan potensi risiko jika digunakan berlebihan.
Kandungan dan Manfaat untuk Kulit
Melansir Medical News Today, satu keunggulan utama minyak zaitun adalah kandungan antioksidannya. Antioksidan berperan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel kulit dan memicu penuaan dini. Kandungan asam oleat dalam minyak ini juga membantu menjaga elastisitas kulit.
Selain itu, minyak zaitun kaya akan vitamin A, D, E, dan K. Vitamin E misalnya, sudah lama dikenal bermanfaat bagi kesehatan kulit, baik untuk melembabkan maupun meredakan kondisi tertentu seperti psoriasis dan eksim.
Tak hanya itu, minyak zaitun memiliki sifat antibakteri. Meski penelitian masih terbatas, beberapa studi kecil menunjukkan bahwa minyak ini dapat membantu melawan bakteri Staphylococcus aureus di kulit, sekaligus mempercepat penyembuhan luka, termasuk pada penderita diabetes tipe 2 yang mengalami ulkus kaki.
Minyak zaitun juga sangat populer sebagai pelembab alami. Studi terbaru tahun 2025 menunjukkan bahwa minyak zaitun ekstra virgin (EVOO) mampu meningkatkan hidrasi kulit, mengurangi kemerahan, serta memperbaiki fungsi pelindung kulit.
Cara Menggunakan Minyak Zaitun untuk Kulit
Jenis minyak zaitun yang digunakan sangat berpengaruh. EVOO adalah pilihan terbaik karena minim proses kimia dan lebih murni. Sebaliknya, minyak zaitun kualitas rendah bisa mengandung campuran atau bahan tambahan yang justru mengiritasi kulit.
Minyak zaitun bisa digunakan sebagai pelembab dengan cara mengoleskan langsung ke kulit, lalu menghapus sisa minyak agar tidak terlalu berminyak. Cara lain adalah mengoleskannya pada kulit lembab untuk hasil lebih ringan.
Sebagai eksfoliator, minyak zaitun dapat dicampur dengan garam laut. Gunakan garam halus untuk wajah atau area sensitif, dan garam kasar untuk tubuh.
Selain itu, minyak zaitun juga bisa dijadikan pembersih makeup mata. Teteskan sedikit minyak pada kapas, lalu usapkan lembut di sekitar mata untuk melarutkan riasan waterproof. Untuk kulit kering, masker wajah berbahan minyak zaitun dengan campuran madu, putih telur, atau oatmeal bisa membantu melembabkan sekaligus menutrisi.
Berkat antioksidannya, minyak ini juga dipercaya dapat mengurangi kerutan, terutama bila digunakan di sekitar mata pada malam hari atau setelah terpapar sinar matahari. Kandungan vitamin dan antioksidan minyak zaitun bahkan berpotensi membantu memudarkan bekas luka dan mengurangi hiperpigmentasi jika digunakan rutin dengan pijatan lembut.
Risiko Menggunakan Minyak Zaitun di Kulit

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
