Ilustrasi seseorang yang overthinking
JawaPos.com – Pernah rebahan di kasur, mata sudah terpejam, tapi pikiran malah sibuk memutar ulang semua hal yang terjadi seharian? Mulai dari pekerjaan, tugas kuliah, sampai drama kehidupan pribadi yang belum selesai.
Alhasil, bukannya tidur nyenyak, malah gelisah hingga larut malam. Fenomena ini sering disebut sebagai susah tidur akibat beban pikiran.
Menurut edukasi dari akun TikTok @sundarindah, kondisi tersebut muncul karena otak masih berada dalam mode waspada. Alih-alih beristirahat, otak justru terus menganalisis masalah yang belum terselesaikan. Itulah sebabnya meskipun badan lelah, mata tetap sulit terpejam.
Video lain dari akun @newronedu menambahkan, beban pikiran yang menumpuk bisa memicu stres kronis. Hormon kortisol yang meningkat akibat stres membuat tubuh sulit rileks. Akibatnya, tidur menjadi tidak berkualitas, bahkan bisa memicu gangguan tidur seperti insomnia jika terus berlangsung.
Hal yang sama juga diungkapkan dalam konten @tatanasmit. Ia menjelaskan bahwa overthinking sebelum tidur adalah salah satu penyebab utama sulitnya seseorang untuk masuk ke fase tidur dalam. Otak yang terus aktif akan membuat tubuh seperti terjebak dalam “mode darurat”, sehingga tidur terasa dangkal dan mudah terbangun.
Sementara itu, kanal edukasi kesehatan Kata Dokter di YouTube menyebutkan bahwa kualitas tidur yang buruk bisa berdampak serius terhadap kesehatan. Mulai dari menurunnya daya konsentrasi, mudah emosi, hingga risiko penyakit jantung dalam jangka panjang. Artinya, susah tidur bukan sekadar masalah sepele, tapi bisa merembet ke berbagai aspek kehidupan.
Mengapa beban pikiran bisa mengganggu tidur?
Secara psikologis, tidur seharusnya jadi waktu tubuh dan pikiran beristirahat. Namun, ketika seseorang membawa beban pikiran berlebihan ke tempat tidur, otak akan tetap bekerja aktif. Inilah yang membuat pikiran terasa penuh, tubuh jadi gelisah, dan tidur terganggu.
Beberapa faktor pemicunya antara lain:
Stres kerja atau akademik: Target tinggi, deadline, atau tugas yang menumpuk membuat otak sulit tenang.
Masalah personal: Konflik dengan pasangan, keluarga, atau teman bisa terbawa hingga waktu tidur.
Kecemasan berlebih: Kekhawatiran tentang masa depan atau keputusan penting membuat otak tak berhenti berpikir.
Kebiasaan buruk sebelum tidur: Terlalu lama bermain gadget atau menonton konten berat bisa memperparah aktivitas otak.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
