ilustrasi aktivitas ramah lingkungan yang dapat meredakan stress
JawaPos.com — Sikap peduli lingkungan melalui aktivitas ramah lingkungan tidak hanya baik untuk kondisi lingkungan saat ini yang semakin memburuk, tapi juga untuk kesehatan mental. Di tengah berbagai banyaknya masalah yang dapat memicu stress, kemampuan diri untuk menjaga kesehatan mental diperlukan.
Menurut American Psychological Association (APA), aktivitas ramah lingkungan yang berkaitan dengan kepedulian alam dan lingkungan dapat memberi rasa tenang. Dengan terkoneksi kembali dengan alam melalui kegiatan-kegiatan peduli lingkungan, hidup lebih punya tujuan yang kuat. Serta membantu menjalani hidup dengan lebih membumi.
Untuk meningkatkan kepedulian akan lingkungan serta membantu meredakan stress, berikut beberapa aktivitas ramah lingkungan sederhana yang bisa kamu lakukan:
Jalan Kaki di Ruang Terbuka
Aktivitas jalan kaki di Indonesia memang dikenal sebagai aktivitas ramah lingkungan yang sederhana, tapi tidak umum untuk dilakukan. Di tengah mudahnya akses menggunakan kendaraan bermotor roda dua banyak orang akhirnya memilih menaiki kendaraan bermotor daripada berjalan karena dianggap lebih efektif.
Selain bagus untuk kesehatan tubuh, dari perspektif lingkungan, aktivitas jalan kaki dapat berdampak baik di tengah banyaknya masalah lingkungan saat ini.
Beberapa di antaranya adalah mengurangi gas emisi karbon yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Gas emisi karbon merupakan gas yang dapat mengendap di atmosfer bumi dan dapat meningkatkan laju suhu bumi. Emisi karbon yang meningkat pada akhirnya pada mengakibatkan suhu bumi yang semakin panas.
Dilansir dari laman Lowa, kamu bisa melakukan perjalanan setidaknya sejauh 2 km selama lima kali dalam seminggu. Maka hasilnya dapat mengurangi jumlah emisi sebanyak 86 kg per tahun.
Mengurangi Penggunaan Kemasan Plastik
Mengurangi membeli air minum kemasan botol dan lebih sering membawa botol yang dapat diisi ulang dapat berdampak baik tidak hanya dari segi keuangan, tapi juga pada kesehatan.
Menurut penelitian yang dimuat dalam jurnal Environmental Pollution and Management, plastik yang pada akhirnya nanti menjadi mikroplastik akan melepas racun berbahaya ke dalam makanan, minuman bahkan ke udara yang kita hirup.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
