
Ilustrasi orang overthinking (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Setiap orang, pada titik tertentu, pernah larut dalam pikirannya sendiri. Kita terjebak dalam pertanyaan “bagaimana jika” dan terus mengulang-ulang kesalahan masa lalu di kepala.
Ini bukan hal yang asing. Faktanya, riset menyatakan bahwa lebih dari separuh populasi mengalami overthinking secara berlebihan angka yang menunjukkan bahwa kebiasaan ini jauh lebih umum dari yang kita kira.
Meski tampak seperti hal sepele, terlalu banyak berpikir bisa menguras energi mental dan mempengaruhi kesejahteraan kita secara keseluruhan.
Menyadari bahwa kita tidak sendiri dalam hal ini dapat menjadi langkah awal mengelola pikiran dengan lebih sehat.
Melansir Truity, berikut ini tanda-tanda orang overthinking terhadap hal yang terjadi dalam kehidupannya dan bisa membuat kesehatannya terganggu.
1. Pikiran menyimpan hal-hal yang tidak perlu
Berpikir berlebihan tak selalu tampak negatif di awal. Kadang, ia hadir dalam bentuk yang tampaknya produktif seperti menyusun daftar tugas di kepala. Tapi jika kamu terus-menerus membuat ulang daftar itu atau memikirkannya berulang-ulang tanpa henti, itu bisa jadi tanda bahwa pikiranmu sedang terlalu sibuk.
Alih-alih membantu, kebiasaan ini justru mampu menguras energi mental. Apabila kamu merasa terjebak dalam pola ini, mungkin sudah waktunya memberi ruang bagi diri sendiri rehat sejenak entah lewat aktivitas ringan, bergerak, atau sekadar menarik napas dalam-dalam. Mengalihkan perhatian secara sehat dapat membantu meredakan beban pikiran yang terus berputar.
2. Sangat kritis dengan orang lain dan orang lain
Jika kamu sering merasa terganggu oleh hal-hal kecil dan cenderung terlalu kritis, berhati-hatilah. Ini bisa menjadi bentuk overthinking yang tak disadari, dan berpotensi memicu konflik atau menyakiti perasaan orang lain. Sikap ini sering muncul dari rasa tidak aman upaya merasa lebih unggul dengan mencari celah pada orang lain. Pola pikir seperti ini dapat tumbuh menjadi pengganggu internal yang merusak hubungan dan suasana hati.
Saat mulai merasa terjebak dalam pikiran negatif, cobalah mengalihkan fokus ke hal yang lebih besar dan menginspirasi, yakni berjalan di alam, merenung, atau bahkan menyelami luasnya alam semesta. Hal-hal ini bisa membantu meredakan sinisme dan menggantinya dengan perspektif yang lebih positif dan memberdayakan.
3. Terlalu berlebihan menyenangkan orang lain
Mungkin terdengar mengejutkan, namun kebiasaan menyenangkan orang lain bisa menjadi bentuk lain dari overthinking. Ketika kamu terus-menerus berusaha membuat semua orang bahagia bahkan hanya satu orang pikiranmu bisa jadi terlalu sibuk hingga kehilangan arah. Lama-lama, kamu mungkin sulit membedakan mana keinginan sendiri dan mana yang datang dari tekanan luar. Ini bisa mengaburkan jati diri dan membuatmu merasa lelah secara emosional.
Langkah awal keluar dari kebingungan ini adalah dengan kembali pada diri sendiri. Dengarkan intuisimu, dan lepaskan ekspektasi orang lain yang tidak perlu ditanggung. Ingat, perhatian dan pengertian yang diberikan pada orang lain juga layak diarahkan pada diri sendiri. Tidak apa-apa untuk tetap percaya pada idemu, bahkan apabila tidak semua orang setuju.
4. Pikiranmu merugikan diri sendiri

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
