Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 03.08 WIB

Psikolog Mengatakan Pecinta Kucing dan Pecinta Anjing Memiliki 7 Perbedaan yang Mengejutkan Ini

Ilustrasi seorang pecinta kucing dan pecinta anjing (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Selama ini, perdebatan tentang 'tim kucing' atau 'tim anjing' sering dianggap sekadar candaan ringan untuk memulai obrolan. Namun, semakin lama, semakin terlihat bahwa sebagian orang begitu melekat dengan pilihannya, seolah itu sudah menjadi bagian dari kepribadian mereka.

Fenomena ini ternyata menarik perhatian para psikolog sejak lama. Mereka meneliti bagaimana pilihan terhadap hewan peliharaan bisa mencerminkan karakter yang lebih luas, seperti tingkat keterbukaan, cara bersosialisasi, hingga kemampuan mengelola stres.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (16/4), berikut ini adalah tujuh perbedaan mencolok antara pecinta kucing dan pecinta anjing, yang diambil dari hasil penelitian dan pengamatan sehari-hari.

1. Cara Bersosialisasi

Pecinta anjing cenderung menyukai interaksi sosial yang hadir secara alami karena karakter anjing yang ramah. Saat mengajak anjing jalan-jalan, sering kali tercipta obrolan spontan dengan tetangga atau sesama pemilik anjing.

Interaksi singkat seperti ini dianggap menyenangkan dan menjadi peluang untuk bersosialisasi. Sementara itu, pecinta kucing lebih menikmati kehadiran yang tenang dan tak menuntut banyak keterlibatan sosial eksternal.

Mereka tetap bisa bersosialisasi, tetapi biasanya memilih koneksi personal yang lebih dalam daripada terus-menerus berada di lingkungan yang ramai. Psychology Today menyebutkan bahwa hal ini berkaitan dengan kecenderungan introvert yang lebih besar pada pecinta kucing.

2. Kenyamanan dalam Kemandirian

Anjing dikenal sebagai hewan yang butuh perhatian lebih. Mulai dari ajakan bermain, berjalan-jalan, hingga ingin selalu dekat dengan pemiliknya. Pecinta anjing umumnya menikmati rutinitas tersebut dan merasa senang dengan hubungan yang saling membutuhkan.

Mereka terbiasa memberikan waktu dan tenaga untuk membangun relasi, baik dengan hewan peliharaan maupun manusia di sekitarnya. Berbeda dengan pecinta kucing, yang menghargai kemandirian peliharaannya.

Kucing bisa menikmati waktu sendiri selama berjam-jam, dan hal ini sering kali mencerminkan kepribadian pemiliknya yang juga mandiri. Pecinta kucing biasanya nyaman dengan kesendirian tanpa merasa harus terus terhubung setiap saat.

3. Sensitivitas terhadap Aturan

Perbedaan berikutnya tampak dari cara masing-masing pemilik hewan menanggapi aturan dan rutinitas. Pecinta anjing umumnya terbiasa dengan jadwal yang teratur — mulai dari memberi makan, membersihkan, hingga waktu jalan-jalan yang konsisten.

Psikolog melihat, orang yang menyukai anjing cenderung lebih rapi, teratur, dan taat aturan karena karakter anjing yang memang mendukung hal itu. Sebaliknya, pecinta kucing biasanya lebih fleksibel.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore