
ilustrasi pasangan suami istri. (freepik)
JawaPos.com - Komunikasi yang efektif adalah fondasi penting dalam setiap hubungan, terutama pernikahan. Namun, tidak jarang pasangan suami istri mengalami kesulitan dalam berkomunikasi sehingga memicu berbagai masalah. Satu di antara kisah inspiratif datang dari seorang wanita bernama Gen yang pernikahannya hampir kandas.
Gen dan suaminya merasa semakin jauh satu sama lain dan sering terlibat dalam pertengkaran yang tidak berujung. Mereka telah mencoba berbagai cara untuk memperbaiki komunikasi, namun belum berhasil. Hingga akhirnya, mereka menemukan metode komunikasi unik yang jarang dibahas oleh terapis, yaitu teknik "mirroring".
Dilansir dari geediting.com pada Rabu (26/3), teknik mirroring bisa menjadi solusi untuk menyelamatkan pernikahan yang berada di ujung tanduk.
1. Mendengarkan dengan Empati
Teknik komunikasi mirroring atau memantulkan bekerja dengan cara sederhana yakni satu pihak berbicara, sementara pihak lainnya mendengarkan dengan penuh perhatian. Setelah itu, pendengar mengulang atau memparafrase apa yang telah disampaikan pasangannya.
Metode ini bertujuan memastikan bahwa pesan yang disampaikan benar-benar dipahami oleh kedua belah pihak. Gen mengungkapkan bahwa pada awalnya teknik ini terasa canggung, tetapi seiring waktu mereka mulai terbiasa. Mereka pun belajar untuk mendengarkan satu sama lain dengan lebih baik, tanpa tergesa-gesa merespons atau membela diri.
Baca Juga: Waspadai Red Flags! Ini 6 Topik Pembicaraan yang Menandakan Lawan Bicara Tak Menghormati Anda
2. Memvalidasi Perasaan Pasangan
Bagian penting lainnya dari teknik mirroring adalah validasi perasaan. Setelah memparafrase ucapan pasangan, kita perlu menunjukkan bahwa kita memahami dan mengakui perasaannya. Misalnya, dengan mengatakan "Saya mengerti kamu merasa frustrasi karena..."
Validasi ini sangat penting karena membuat pasangan merasa didengarkan dan dipahami. Gen dan suaminya menyadari bahwa selama ini mereka sering kali mengabaikan atau meremehkan perasaan satu sama lain. Dengan teknik mirroring, mereka belajar untuk lebih peka terhadap emosi pasangan.
3. Mengurangi Kesalahpahaman
Satu di antara manfaat utama dari teknik mirroring adalah berkurangnya kesalahpahaman. Ketika kita mencoba mengulang apa yang dikatakan pasangan, kita memiliki kesempatan untuk mengklarifikasi jika ada hal yang kurang jelas. Hal ini mencegah terjadinya interpretasi yang salah yang sering kali menjadi sumber konflik.
Gen mengungkapkan bahwa sebelum menggunakan teknik ini, mereka sering kali bertengkar hanya karena salah paham. Mereka berasumsi bahwa mereka tahu apa yang dipikirkan atau dirasakan oleh pasangan, padahal kenyataannya tidak demikian. Mirroring membantu mereka untuk berkomunikasi dengan lebih akurat.
4. Meningkatkan Keintiman Emosional

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
