Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 05.38 WIB

7 Tanda Seseorang Hyper Independence yang Membuat Hidupnya Penuh Tekanan dan Tidak Mudah Percaya Orang Lain

Ilustrasi tanda seseorang yang hyper independen (Antoni Shkraba/pexels.com) - Image

Ilustrasi tanda seseorang yang hyper independen (Antoni Shkraba/pexels.com)

JawaPos.com - Hyper independence tampak jelas dari perilaku perfeksionis atau ketidakpercayaan terhadap orang lain. Mereka cenderung merasa perlu untuk mengerjakan lebih banyak hal daripada kapasitas mereka, di mana kondisi ini mampu meningkatkan risiko kelelahan.

Dalam situasi lain, mereka bisa menyembunyikan perasaan tersebut dengan sangat baik, bahkan terlihat sangat dekat dan terhubung dengan orang-orang terdekat mereka.

Dikutip dari Choosing Therapy, berikut berbagai tanda seseorang hyper independence yang membuat hidupnya penuh tekanan dan tidak mudah percaya orang lain.

1. Perfeksionis

Orang yang memiliki sifat hyper independence umumnya berpikir bahwa dengan fokus pada kesempurnaan dan melakukan segala sesuatu dengan cara yang benar, maka mereka dapat menghindari potensi bahaya emosional di masa depan.

Mereka cenderung berupaya mengendalikan segala hal, meyakini bahwa ketergantungan pada diri sendiri adalah cara terbaik demi menjaga diri dari rasa sakit atau kekecewaan. Akan tetapi, meski pendekatan ini bisa memberikan rasa aman sementara, namun perilaku ini sering mengarah pada perasaan kesepian atau kelelahan emosional dalam jangka panjang.

2. Tidak percaya dengan orang lain

Kemandirian yang berlebihan sering muncul dari ketidakmampuan atau ketidakinginan bergantung pada orang lain, di mana ini sering kali disertai dengan perasaan ragu atau bahkan ketidakpercayaan terhadap orang-orang di sekitar kita. Kondisi ini berhubungan dengan ketakutan mendalam akan kerentanan takut menunjukkan sisi lemah atau membuka diri kepada orang lain akibat khawatir akan terluka atau dikhianati.

Orang yang hyper independence bisa merasa bahwa bergantung pada orang lain akan membuka celah bagi kekecewaan, sehingga mereka memilih menahan segalanya sendirian. Walau rasa kemandirian ini dapat memberi rasa kontrol dan keamanan sesaat, ketakutan terhadap kerentanan ini mampu menciptakan dinding emosional yang sulit dihancurkan, sehingga memperburuk perasaan kesepian dan keterasingan.

3. Menolak dukungan saat ditawari

Orang hyper independence umumnya merasa kesulitan mencari atau bahkan menerima bantuan dari orang lain, walau dalam beberapa situasi, mereka mungkin benar-benar membutuhkannya. Kemandirian yang mereka miliki seringkali datang dari keyakinan bahwa mereka mampu menangani segala hal sendirian, tanpa perlu bergantung pada orang lain.

Mereka merasa bahwa meminta bantuan berarti mengakui kelemahan atau ketidakmampuan, di mana bagi mereka bisa terasa seperti kegagalan. Selain itu, mereka terkadang lebih memilih menyelesaikan masalah mereka sendiri karena mereka merasa lebih aman atau lebih efisien apabila mengendalikan situasi tanpa intervensi luar.

Akan tetapi, pandangan ini mampu membatasi mereka karena kadang-kadang, bekerja sama dengan orang lain bukan hanya mengurangi beban, namun juga membuka peluang mendapatkan perspektif baru atau solusi yang lebih efektif. Dalam jangka panjang, ketidakmampuan menerima bantuan dapat membuat seseorang merasa terisolasi dan terbebani, meski mereka tampaknya mampu mengatasi segala hal sendiri.

4. Sulit menjalin hubungan

Hyper independence merupakan reaksi terhadap pengalaman traumatis, seperti pengkhianatan atau luka emosional mendalam. Seseorang yang pernah dikhianati cenderung merasa bahwa bergantung pada orang lain hanya akan membawa rasa sakit yang sama di masa depan. Oleh karena itu, mereka lebih memilih menjaga kendali penuh atas hidup mereka dan menghindari hubungan emosional yang dalam.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore