
Ilustrasi seorang perempuan yang tidak pernah benar-benar jatuh cinta. (Freepik).
JawaPos.com - Cinta adalah salah satu perasaan yang mudah dikenali saat itu nyata, tetapi bagaimana jika itu tidak terjadi?
Terkadang, seseorang menjalani hidup dengan keyakinan bahwa mereka telah merasakan cinta, padahal itu bisa jadi hanya obsesi sementara, kenyamanan, atau bahkan sekadar gagasan tentang cinta.
Bagi perempuan yang belum pernah benar-benar jatuh cinta, ada beberapa perilaku yang bisa menggambarkan pengalaman mereka. Ini bukanlah sebuah penilaian, melainkan pola yang bisa kita pahami lewat pendekatan psikologi.
Melalui pemahaman perilaku-perilaku ini, kita bisa mulai melihat bagaimana masa lalu membentuk cara kita menjalin hubungan dan koneksi emosional.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (5/2), berikut ini 10 perilaku perempuan yang belum pernah merasakan cinta sejati menurut psikologi.
1. Membingungkan Obsesi dengan Cinta
Salah satu perilaku yang umum pada perempuan yang belum pernah benar-benar jatuh cinta adalah kebingungan antara obsesi dengan cinta sejati. Obsesi datang begitu cepat dan menggebu, sering kali penuh kegembiraan dan bisa terasa sangat mengguncang. Namun, cinta sejati lebih dalam; terbangun atas dasar kepercayaan, pemahaman, dan hubungan yang tahan lama.
Psikolog Erich Fromm dalam bukunya The Art of Loving mengatakan, “Cinta yang belum matang berkata: 'Aku mencintaimu karena aku membutuhkanmu.' Cinta yang matang berkata: 'Aku membutuhkanmu karena aku mencintaimu.'” Perempuan yang belum merasakan cinta sejati cenderung lebih terfokus pada sensasi dibutuhkan atau diinginkan, dan itu sering kali disalahartikan sebagai kedalaman emosional.
2. Menghindari Kerentanannya dalam Hubungan
Banyak perempuan yang merasa mereka harus selalu kuat dan menjaga emosi mereka tetap tertutup. Mereka terlibat dalam hubungan tanpa benar-benar membuka diri. Takut memperlihatkan ketakutan, ketidakamanan, atau bahkan impian terdalam mereka, karena merasa ini akan memberikan kekuasaan pada orang lain dan itu menakutkan.
Namun, cinta sejati membutuhkan kerentanan—membiarkan seseorang melihat sisi tak sempurna kita dan mempercayai bahwa mereka tidak akan pergi. Tanpa kerentanan, mungkin kita bisa terhubung di level permukaan, tetapi kedekatan sejati menjadi mustahil tercapai.
3. Mencari Pengakuan, Bukan Koneksi
Sering kali, seseorang yang belum pernah jatuh cinta sejati, mencari hubungan bukan untuk terhubung, tetapi untuk mendapatkan pengakuan. Pujian, tatapan penuh perhatian, dan pesan-pesan seperti "Aku merindukanmu" bisa menjadi bukti bahwa mereka cukup. Namun, pada akhirnya, ini terasa kosong.
Cinta sejati bukan tentang pengakuan dari orang lain, melainkan tentang dua individu yang saling memilih dan berbagi kehidupan mereka. Jika kita belum mencintai diri sendiri sepenuhnya, maka tidak ada perhatian dari orang lain yang bisa mengisi kekosongan itu.
4. Mengidolakan Romansa Tetapi Takut pada Komitmen

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
