
Ilustrasi keluarga. (Freepik).
JawaPos.com – Pernikahan tidak melulu soal hubungan Anda dan pasangan, namun juga melibatkan hubungan dengan mertua, ipar, hingga keluarga besar pasangan. Menghadapi mertua yang toxic dan menyebalkan tentu membuat Anda merasa kesulitan bahkan frustrasi.
Istilah toxic ini adalah sebutan untuk orang yang memberikan dampak negatif bagi orang lain di sekitarnya. Mereka cukup ahli untuk bersikap manipulatif, egois, bahkan mengatur kehidupan orang lain. Mertua yang toxic biasanya selalu mencari-cari kesalahan dan tidak ragu untuk mengkritik Anda secara terang-terangan.
Jika Anda memiliki mertua yang toxic, simaklah beberapa tips berikut ini seperti dilansir dari Marriage.com, untuk menghadapi mereka dengan cara berkelas supaya kehidupan pernikahan Anda tetap harmonis.
Mertua yang toxic biasanya akan berusaha untuk mengatur dan ikut campur urusan rumah tangga Anda. Oleh karena itu, Anda harus tegas dalam menetapkan batasan dan menjelaskan padanya bahwa terdapat hal-hal di rumah tangga Anda yang di luar kontrolnya, baik itu terkait dengan pengasuhan anak, keuangan, atau waktu pribadi.
Sangat penting untuk menetapkan batasan dengan jelas dan konsisten untuk menjaga keharmonisan kehidupan pernikahan Anda. Jangan biarkan mertua yang toxic selalu merecoki rumah tangga Anda. Sampaikanlah dengan bahasa yang sopan dan lembut agar tidak terkesan menyudutkan dan membuat mereka tersinggung.
Cara untuk menghadapi orang tua pasangan yang toxic bisa juga dengan membicarakannya bersama pasangan Anda. Beri tahukan pasangan Anda apa yang telah mertua lakukan atau jelaskan perasaan serta perspektif Anda secara jelas. Sepakati seberapa besar keterlibatan mertua atau ipar Anda untuk menghindari konflik.
Jika Anda terlibat konflik dengan mertua Anda, biarkan pasangan Anda yang memimpin dalam mengatasi masalah tersebut. Cobalah untuk tetap tenang hingga menemukan solusi yang terbaik untuk bersama. Ini akan mencegah Anda terlihat konfrontatif atau menyebabkan perpecahan lain dengan keluarga pasangan.
Memiliki mertua yang toxic dan menyebalkan pastinya akan membuat Anda stres. Namun, sangat penting untuk tetap tenang agar bisa menghindarkan Anda dari pertengkaran akibat konflik kecil. Bersabarlah dan cobalah untuk melihat sesuatu dari sudut pandang mereka. Empati akan membantu Anda berhubungan lebih baik dan menciptakan koneksi yang lebih dalam dengan mereka.
Meskipun Anda memiliki mertua yang toxic, biar bagaimanapun mertua tetaplah orang tua kandung pasnagan Anda. Jika Anda selalu mengeluh terus-terusan tentang kelakuan mertua di depan pasangan, kemungkinan akan timbul konflik dan kebencian di antara Anda dan pasangan.
Sebaiknya, hindari untuk menjelek-jelekkan atau mengkritik mertua secara terus-terusan di depan pasangan. Jika ingin membicarakan mertua, pilihlah kata-kata dengan bijak dan jelaskan perasaan Anda tanpa mengkritiknya. Ini akan mendorong dialog terbuka dan mencegah pasangan Anda terjebak di tengah-tengah konflik.
Cara lain untuk menghadapi mertua yang toxic yaitu dengan mengajaknya bicara dari hati ke hati. Jelaskan kepadanya bahwa kehidupan pernikahan Anda bukanlah persaingan dan tanyakan tujuan dari kelakuan mertua kepada Anda. Cobalah untuk bersikap tenang dan tanggapi perkataannya dengan kepala dingin menggunakan bahasa yang baik dan sopan.
Selain itu, cobalah untuk mengajak mertua Anda untuk melakukan aktivitas santai bersama, seperti makan malam keluarga atau jalan-jalan. Pengalaman ini akan membantu membangun kepercayaan dan koneksi secara alami. Sehingga, memungkinkan kedua belah pihak untuk saling memahami dan terikat satu sama lain.
Pahami dan hormati ikatan emosional yang dimiliki pasangan Anda dengan orang tua mereka. Menunjukkan rasa hormat terhadap hubungan mereka, bahkan ketika kesalahpahaman muncul, akan memperkuat hubungan Anda dengan pasangan dan mertua Anda.
Mengelola hubungan dengan mertua bisa melelahkan secara emosional. Oleh karena itu, sebisa mungkin jauhi konflik dengan mertua Anda dan prioritaskan untuk menjaga emosi Anda agar tetap tenang. Mengendalikan emosi secara baik dapat mengurangi tingkat stres dan memberikan kekuatan emosional yang lebih sehat untuk berurusan dengan mertua.
***

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
