Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Januari 2025 | 00.56 WIB

Kamu Wajib Tahu! Ini 9 Alasan Munculnya Pertengkaran dalam Sebuah Pernikahan yang Perlu Diwaspadai

Ilustrasi pasangan bertengkar (cookie_studio/freepik.com) - Image

Ilustrasi pasangan bertengkar (cookie_studio/freepik.com)

JawaPos.com - Dalam pernikahan, pertengkaran adalah hal yang wajar, meski tingkat intensitasnya tergantung pada pasangan.

Masalah seperti keuangan, anak, dan keluarga sering memicu stres dan pertengkaran. Dalam situasi ini, mudah lupa bahwa keduanya menghadapi masalah yang sama. Pasangan seharusnya saling mendukung, bukan saling menyalahkan.

Ketegangan dapat memicu konflik, tetapi seberapa sering bertengkar bukan penentu kualitas hubungan. Namun, kamu perlu berupaya berdebat dengan adil, penuh hormat, dan bagaimana kamu menyelesaikan masalah bersama.

Merangkum marriage.com, berikut beberapa alasan munculnya pertengkaran dalam sebuah pernikahan yang perlu diwaspadai.

1. Berbohong

Salah satu penyebab pertengkaran pada pernikahan adalah kebohongan, baik itu kebohongan kecil guna menjaga perasaan atau ketidakjujuran besar yang mempengaruhi rumah tangga, seperti mengaku lembur padahal membelanjakan uang dengan sembrono. Ketidakjujuran seperti ini menampakkan sikap egois dan kurangnya rasa hormat terhadap hubungan.

Pasangan yang sering bertengkar karena kebohongan hanya bisa berhasil apabila salah satu pihak menyadari kesalahannya dan berusaha berubah. Akan tetapi, membangun kembali kepercayaan bisa sulit, dan kamu harus mempertimbangkan apakah hubungan tersebut layak untuk terus dipertahankan mengingat potensi masalah yang mungkin muncul kembali.

2. Kecemburuan

Masalah dalam hubungan biasanya berawal dari rasa tidak aman, namun bisa juga sebab kurangnya rasa hormat. Misalnya, jika pasanganmu menggoda orang lain atau berbicara dengan semua tamu kecuali dirimu, itu bisa memicu kecemburuan dan pertengkaran. Jika pasanganmu punya riwayat perselingkuhan, ini menjadi masalah serius yang perlu diatasi dan bisa berakhir dengan perpisahan.

Namun, apabila pasanganmu hanya suka bergaul, itu mungkin hanya bagian dari kepribadian mereka dan tidak perlu dikhawatirkan. Diskusi dapat membantu menenangkan situasi, terutama jika mereka tidak pernah selingkuh. Sebaliknya, apabila kecemburuan berlebihan dan berujung pada kontrol berlebihan, itu menjadi hubungan yang tidak sehat dan beracun yang sebaiknya diakhiri.

3. Kurangnya komitmen

Pertengkaran dalam pernikahan sering kali muncul ketika salah satu pasangan lebih mengutamakan pekerjaan, minat, hobi, atau teman-teman mereka, sehingga kurang memberikan perhatian pada hubungan.

Apabila ini menjadi penyebab utama pertengkaran, hubungan bisa terancam rusak, bahkan sampai kamu merasa tidak ada alasan guna melanjutkan bersama. Hal ini terutama berlaku jika pasangan tidak bersedia meluangkan waktu untukmu. Apabila situasi ini berlanjut, maka hidup tanpa mereka bisa terasa lebih mudah.

4. Adaptasi dengan perbedaan gaya hidup

Salah satu pertengkaran umum pada pernikahan sering berhubungan dengan perbedaan gaya hidup, seperti satu pasangan yang lebih suka di rumah dan yang lainnya suka bersosialisasi. Walau masalah ini bisa tampak kecil saat berpacaran, lama-kelamaan perbedaan ini dapat menimbulkan konflik, terutama jika pasanganmu terus keluar malam sementara kamu sudah siap tidur.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore