Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 19.24 WIB

Kata Psikolog: Pria yang Kurang Percaya Diri Seringkali Memiliki 7 Pengalaman Ini saat Masih Anak-anak

Ilustrasi pria yang kurang percaya diri. (freepik/katemangostar) - Image

Ilustrasi pria yang kurang percaya diri. (freepik/katemangostar)

JawaPos.com - Sering kali orang berpikir bahwa rasa percaya diri pada pria adalah bawaan. Hal ini sama sekali tidak benar.

Kurangnya rasa percaya diri sebagian besar dibentuk oleh pengalaman, khususnya pengalaman yang dialami saat masih anak-anak.

Menyelami dunia psikologi, setidaknya ada tujuh pengalaman umum yang biasanya membentuk kepercayaan diri seorang pria.

Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman Hack Spirit, Kamis (23/1), pengalaman-pengalaman tentang mengapa beberapa pria mungkin kurang percaya diri.

1. Cinta bersyarat

Kesalahpahaman umum adalah bahwa cinta harus diperoleh dengan usaha, sebagai hadiah atas perilaku baik atau keberhasilan. Saat masih anak-anak, pria yang sekarang kurang percaya diri sering kali terjebak dalam lingkungan yang cintanya bersyarat.

Tumbuh dalam lingkungan seperti itu, mereka belajar untuk mengasosiasikan harga diri mereka dengan prestasi mereka. Harga diri mereka menjadi terikat langsung dengan validasi eksternal, menciptakan fondasi yang tidak pasti bagi rasa percaya diri.

Bila cinta dan penerimaan digunakan sebagai alat tawar-menawar, hal ini dapat mengarah pada pengejaran kesempurnaan seumur hidup dan ketakutan akan kegagalan. Pria yang dibesarkan dengan cara ini mungkin kesulitan mengembangkan rasa percaya diri yang sebenarnya karena harga diri mereka selalu bergantung pada keadaan eksternal.

2. Kurangnya ekspresi emosi

Saat tumbuh dewasa, banyak pria diajarkan untuk menekan emosi mereka. Kepercayaan ini sering kali menyebabkan pria mengaitkan kerentanan emosional dengan kelemahan, yang berdampak negatif pada kepercayaan diri mereka.

Bila Anda tidak mampu mengekspresikan atau bahkan mengakui emosi Anda, itu seperti membangun rumah di atas tanah yang goyah. Anda kehilangan bagian mendasar dari pengalaman manusiawi Anda.

3. Tidak adanya penemuan jati diri

Salah satu pengalaman masa kecil yang paling signifikan yang dapat menghambat kepercayaan diri seorang pria adalah tidak adanya kesempatan untuk menemukan jati diri. Tanpa ruang untuk mengeksplorasi sifat dan hasrat sejati mereka, pria dapat tumbuh dengan perasaan terputus dari jati diri mereka yang sebenarnya.

4. Pembicaraan negatif terhadap diri sendiri

Dalam dunia yang sering menuntut kesempurnaan, mudah untuk terjebak dalam perangkap pembicaraan negatif terhadap diri sendiri. Bagi pria yang kurang percaya diri, dialog internal ini dapat menjadi teman tetap sejak masa kanak-kanak, yang dipicu oleh ekspektasi masyarakat dan pengalaman pribadi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore