Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Januari 2025 | 16.57 WIB

5 Alasan Mengapa Seseorang Sedih Tanpa Sebab, Ada Penyebab Tersembunyi yang Tanpa Sadar Menghantam Tubuh dan Pikiran

Ilustrasi merasa sedih tiba-tiba (pexels) - Image

Ilustrasi merasa sedih tiba-tiba (pexels)

JawaPos.com - Beberapa orang mungkin mengalami kesedihan dan nangis tanpa sebab. Meskipun tidak ada yang menikmati perasaan sedih, kesedihan yang tidak dapat dijelaskan seringkali disertai dengan perasaan khawatir akan kemungkinan depresi.

Mungkin ada banyak pertempuran diam-diam yang dihadapi pikiran dan tubuh yang berperan penting dalam membuat mereka sedih. Hal-hal seperti cuaca, kurang tidur, perubahan hormon, siklus menstruasi, dan bahkan kehamilan dapat membuat seseorang merasa sedih.

Sebuah studi, yang diterbitkan dalam jurnal Neuroscience & Biobehavioral Reviews, menggambarkan kesedihan sebagai sesuatu yang ditandai dengan alis bagian dalam yang terangkat, sudut mulut yang turun, kecepatan berjalan yang berkurang, dan postur tubuh yang bungkuk.

Tanda-tanda fisik ini mencerminkan bagaimana sistem saraf kita menyesuaikan diri, seringkali mengurangi tingkat energi kita untuk menghemat sumber daya. Secara mental, kesedihan melibatkan peningkatan aktivitas di area otak tertentu yang memproses emosi.

Hal ini akan membuat kita lebih introspektif, fokus pada kehilangan, atau bahkan menarik diri secara sosial. Perasaan itu adalah bagian dari proses adaptif yang membantu mengatasi kemunduran dengan mendorong istirahat dan refleksi, untuk membantu pemulihan dan pemecahan masalah.

Jawaban atas pertanyaan, 'Mengapa saya sedih' seringkali berasal dari interaksi yang kompleks di dalam otak dan tubuh. Misalnya, ketidakseimbangan neurotransmiter (seperti hormon bahagia serotonin).

Tak hanya itu, aktivitas di area otak seperti amigdala (bagian otak yang mengendalikan emosi) juga dapat menimbulkan perasaan sedih bahkan ketika tidak ada pemicu eksternal. Terkadang, kesedihan muncul karena tubuh menafsirkan perubahan internal tubuh yang halus.

Bahkan isyarat sosial yang mungkin tidak kita sadari dapat membangkitkan kesedihan. Kesedihan yang tidak beralasan ini tidak selalu mengarah pada sesuatu yang serius. Ini bisa menjadi respons emosional normal yang dipengaruhi oleh banyak faktor halus yang bekerja sama.

Dilansir dari Health Shots, inilah enam alasan seseorang merasa sedih tanpa sebab.

1. Faktor biologis

Faktor-faktor seperti ketidakseimbangan kimia otak, terutama pada neurotransmitter seperti serotonin atau dopamin, dapat menjadi jawaban atas pertanyaan, "Mengapa saya sedih tanpa alasan". Hal ini dapat memengaruhi cara seseorang bereaksi saat sedih, dan seberapa cepat mereka menangis.

Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Autonomic Research menyatakan bahwa zat kimia seperti oksitosin, vasopresin, dan opioid endogen, serta hormon seperti prolaktin dan testosteron, mungkin memiliki pengaruh tambahan pada ambang menangis seseorang.

2. Perubahan hormonal

Buat kalian yang perempuan, jika mendapati diri bertanya, "Mengapa saya sedih tanpa alasan," maka periksalah kalender.

Sebuah penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Dialogues in Clinical Neuroscience, menyatakan bahwa tekanan pramenstruasi, yaitu perasaan tidak nyaman beberapa hari sebelum menstruasi, didominasi oleh gejala emosional seperti mudah tersinggung, gugup, tegang, dan suasana hati tertekan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore