Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Desember 2024 | 20.03 WIB

9 Perilaku Pria yang Terlalu Dekat dengan Ibunya, Apa Dampaknya bagi Hubungan dengan Pasangan?

Dampak anak laki-laki terlalu dekat dengan ibu. (pexels.com) - Image

Dampak anak laki-laki terlalu dekat dengan ibu. (pexels.com)

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa hubungan asmara Anda terganggu oleh kehadiran "pihak ketiga" yang tidak biasa? Tidak, ini bukan tentang perselingkuhan atau mantan yang mengganggu. 

Kali ini, kita membahas sesuatu yang lebih subtil tetapi sama kompleksnya: perilaku pria yang terlalu dekat dengan ibunya. Pada awalnya, hubungan pria dengan ibunya mungkin terlihat manis.

Tetapi pada titik tertentu di mana kedekatan ini bisa menjadi tantangan besar dalam hubungan cinta dengan pasangan. Bagaimana perilaku ini terlihat? Apa dampaknya bagi hubungan

Dilansir dari laman Geediting.com pada Kamis (12/12), berikut adalah sembilan tanda perilaku pria yang terlalu dekat dengan ibunya dan bagaimana hal itu bisa memengaruhi hubungan romantisnya.

1. Komunikasi Terus Menerus

Pria yang sangat dekat dengan ibunya sering kali merasa perlu untuk selalu menjalin komunikasi dengannya. Entah itu lewat panggilan telepon, pesan singkat, atau bahkan video call, komunikasi ini berlangsung hampir sepanjang hari. 

Tindakan ini tidak hanya menunjukkan ketergantungan emosional yang berlebihan, tetapi juga menghambat kemampuan mereka untuk membuat keputusan secara mandiri. Padahal, kemandirian adalah aspek penting dalam membangun hubungan dewasa dengan pasangan.

2. Ibu Sebagai Tangan Kanannya

Dalam setiap aspek hidup, mulai dari karier hingga hubungan, ibu selalu menjadi tempat pertama yang ia tuju. Dia berbagi detail-detail pribadi, termasuk harapan, mimpi, bahkan masalah cinta, dengan ibunya. 

Ketika pasangan merasa tidak lagi menjadi prioritas dalam kehidupan emosionalnya, hubungan cinta dengan pasangan tersebut bisa menjadi dingin dan penuh ketidakpuasan. Ketergantungan ini juga sering menciptakan jarak emosional yang signifikan.

3. Persetujuan Ibu Sangatlah Penting

Pria ini akan meminta persetujuan ibunya untuk hampir semua hal, mulai dari keputusan kecil seperti pakaian yang dikenakan hingga keputusan besar seperti pasangan yang akan dinikahi. 

Ketergantungan ini sering kali berakar pada rasa takut mengecewakan sang ibu, yang dalam beberapa kasus, bisa berkaitan dengan konsep kompleks Oedipus. Dalam hubungan, perilaku ini bisa membuat pasangan merasa kurang dihargai, karena keputusannya dianggap tidak cukup penting dibandingkan pendapat ibunya.

4. Mengutamakan Ibu Dibandingkan Pasangan

Bayangkan situasi ini: Anda dan pasangan memiliki rencana akhir pekan yang sudah direncanakan sejak lama, tetapi tiba-tiba ia membatalkannya demi menemani ibunya belanja atau menghadiri acara keluarga. 

Ketidakmampuan untuk menetapkan batasan ini dapat menyebabkan pasangan merasa tidak dihormati atau diabaikan. Jika terus berlanjut, perilaku ini berisiko merusak hubungan cinta dengan pasangan.

5. Membandingkan Pasangan dengan Ibu

Perbandingan antara pasangan dan ibu sering kali menjadi akar konflik dalam hubungan. "Ibu saya selalu memasak lebih enak," atau "Ibu saya tidak pernah lupa membereskan ini," adalah komentar yang dapat melukai perasaan pasangan. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore