
Perilaku yang ditinggalkan agar percaya diri dengan tubuh sendiri menurut Psikologi. (Freepik/ freepik)
JawaPos.com – Percaya diri terhadap tubuh sendiri sering kali terhambat oleh kebiasaan-kebiasaan yang justru merusak citra diri. Psikologi menunjukkan bahwa ada beberapa perilaku yang perlu dihindari jika kamu ingin merasa lebih pede dengan tubuhmu.
Kebiasaan-kebiasaan ini dapat menghalangi proses mencintai tubuh diri sendiri. Dengan meninggalkan perilaku ini, kamu akan lebih mudah menerima diri apa adanya dan merasakan percaya diri yang lebih kuat.
Dilansir dari Hack Spirit pada Kamis (28/11), diterangkan bahwa terdapat sembilan perilaku yang harus ditinggalkan jika ingin percaya diri dengan tubuh sendiri menurut Psikologi.
Kebiasaan membandingkan penampilan fisik dengan orang lain tampak tidak berbahaya jika dilakukan sesekali. Namun ketika hal ini menjadi ritual harian, dampaknya bisa sangat merusak kepercayaan diri.
Situasi menjadi lebih buruk ketika kamu membandingkan diri dengan selebriti, karena mereka memiliki tim profesional di belakang layar mulai dari penata rias, stylist, hingga ahli pencahayaan yang membuat mereka tampil sempurna. Penting untuk diingat bahwa standar kecantikan selebriti sangatlah tidak realistis untuk dijadikan patokan.
Dalam mengikuti akun media sosial, perlu bijak memilih konten yang tidak meracuni pikiran dengan standar kecantikan yang tidak sehat.
Meski video singkat tentang perawatan kulit tampak informatif, tapi paparan terus-menerus selama bertahun-tahun bisa membuat seseorang terlalu terobsesi dengan penampilan. Pesan yang mereka sampaikan seringkali membuat audiensnya merasa tidak cukup baik.
Fenomena mengikuti tren seperti pasang veneer gigi hanya karena dianggap keren bisa sangat berbahaya. Banyak orang berperilaku seperti kawanan domba, mengikuti apa yang dianggap populer agar merasa diterima dalam kelompok eksklusif tertentu.
Padahal setiap orang perlu menyadari bahwa definisi cantik tidak hanya satu, dan penting untuk berani mempertanyakan bahkan menentang standar yang ditetapkan masyarakat.
Kebiasaan melihat cermin terlalu sering bisa membuat seseorang semakin tidak percaya diri. Saat pandemi, banyak yang terjebak dalam perilaku mengecek cermin puluhan kali sehari, memperhatikan setiap detail “kekurangan” pada diri mereka.
Mental seseorang bisa terganggu ketika terlalu fokus pada penampilan hingga level obsesif, sehingga mereka terus merasa tidak pernah cukup baik meski sudah melakukan berbagai perawatan.
Sebaik apapun kamu meyakinkan diri bahwa kamu menarik, berada di sekitar orang-orang yang terlalu peduli penampilan bisa menggerogoti rasa percaya diri. Mereka cenderung memberikan komentar negatif tentang penampilan seperti “kulitmu berminyak” atau “potongan rambutmu membuatmu terlihat gemuk”.
Jika berinteraksi dengan mereka setiap hari, cara berpikir mereka bisa mempengaruhi pandanganmu terhadap diri sendiri.
Menjadikan diri sebagai proyek perbaikan terus-menerus dengan target seperti menurunkan berat badan dalam waktu singkat atau menjadi yang paling bugar di antara teman-teman bisa membuat seseorang selalu menemukan hal untuk “diperbaiki”.
Pengalaman bekerja di industri mode menunjukkan bahwa bahkan model yang dianggap sempurna pun selalu menemukan sesuatu yang ingin mereka ubah dari tubuh mereka. Mencintai dan menghargai diri apa adanya jauh lebih penting.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
