Ilustrasi, orang yang memperlakukan Anda dengan tidak hormat. Freepik/ karlyukav.
JawaPos.com - Dalam kehidupan sosial tentu Anda mendapat berbagai bentuk perlakuan orang lain, ada yang memperlakukan dengan hormat dan ada juga yang tidak.
Kepada orang yang tidak memperlakukan Anda dengan tidak hormat diperlukan cara tertentu untuk merespons-nya. Kuncinya, tetap tenang dan percaya diri.
Dilansir JawaPos.com dari timesofindia pada Jumat (13/5), berikut ini lima cara elegan merespons orang yang memperlakukan Anda dengan tidak hormat.
Baca Juga: Jangan Diabaikan! Simak 7 Perilaku Orang Tua yang Dapat Membuat Anak Berbohong1. Jangan Bertindak Impulsif, Berusahalah Tetap TenangBentuk kepercayaan diri terbesar adalah mampu menjaga ketenangan meski sedang diperlakukan tidak hormat oleh orang lain.
Kebanyakan orang cenderung bereaksi impulsif dengan berteriak, meninggikan suara, hingga menggunakan sarkasme saat menghadapi situasi ini. Alih-alih menyelesaikan masalah, perilaku demikian justru memperburuk situasi.
Jika Anda tergiur untuk bertindak impulsif seperti itu, coba luangkan waktu sejenak sebelum menjawab. Biarkan diri Anda tenang dulu!.
Dengan demikian, Anda lebih mungkin menyampaikan maksud Anda sekaligus menjaga martabat diri.
2. Komunikasikan Batasan secara Efektif
Percaya diri berarti tahu bagaimana cara mengekspresikan diri tentang apa yang Anda terima dan tidak. Sertakan pula nada suara yang tegas dan kuat.
Meski sikap tersebut tidak mengubah orang yang berlaku tidak hormat pada Anda, setidaknya Anda menunjukkan rasa hormat pada diri sendiri.
3. Ajukan Pertanyaan yang Membuat Mereka Berpikir
Daripada membalas hinaan dengan hinaan yang lebih banyak, lebih baik Anda tidak memberi banyak ruang bagi hinaan yang dilontarkan.
Sebaliknya, ajukan pertanyaan yang tenang untuk mengalihkan fokus kembali pada apa yang sedang dilakukan. Pertanyaan tersebut, seperti 'Apa maksudmu?' atau 'Mengapa Kamu mengatakan itu?'.
Pertanyaan-pertanyaan itu akan membuat orang yang menghina mempertimbangkan kembali diri mereka sendiri dan membantu Anda mempertahankan martabat diri.
4. Ketahui Kapan Harus Pergi
Penghinaan yang ditujukkan kepada Anda tidak semuanya harus Anda tanggapi. Dalam kasus tertentu Anda mungkin harus pergi, karena tidak ada gunanya bila percakapan dilanjutkan.
Hanya orang-orang yang cerdas secara emosional yang tahu bagaimana cara melindungi diri dan tidak terlibat dalam argumen yang tidak masuk akal.
5. Tanggapilah dengan Bermartabat, Bukan dengan Kesombongan
Berbeda antara membela diri dengan mencoba merendahkan orang lain sebagai bentuk pembalasan.
Martabat adalah hasil dari cara Anda berbicara tanpa merendahkan diri sendiri dengan menghina atau menyerang secara pribadi. Reaksi yang tenang seperti ini cenderung lebih efektif daripada agresi.
Merespons berbagai bentuk perilaku tidak hormat dengan bermartabat daripada kesombongan justru menunjukkan kekuatan, kedewasaan, dan ketenangan Anda saat berada di bawah tekanan.***