
ilustrasi seseorang yang membuat ponselnya dalam keadaan silent/ Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Berkembangnya teknologi informasi belakangan ini memungkinkan manusia untuk bisa berkomunikasi tanpa terbatas ruang dan waktu.
Begitupun dengan WhatsApp yang telah menjadi media komunikasi dengan potensi gelutan cukup tinggi guna berkomunikasi satu sama lain secara daring.
Seiring dengan perkembangan teknologi yang kian canggih dari hari kehari, WhatsApp pun akan juga memiliki perkembangan fitur yang memudahkan akses para pengguna.
Melekatnya peran WhatsApp dalam komunikasi banyak orang kini telah terjadi normalisasi percakapan secara daring baik untuk kebutuhan personal, Pendidikan hingga bisnis.
Komunikasi tersebut tak hanya sebatas personal tapi juga bisa diakses secara grup yang sengaja dibentuk dalam suatu kepentingan tertentu.
Dalam lingkaran obrolan grup yang terdiri dari kolega atau rekan, tak jarang ditemukan beberapa anggota dari grup tersebut cenderung diam dan tak ikut berkomentar.
Fenomena ini marak terajadi terlebih intensitas grup obrolan tiap orang yang dimungkinkan akan terus meningkat sesuai dengan kehidupan dan kesibukan masing-masing individu.
Tak peduli seberapa ramai dan menariknya percakapan di dalamnya, pasti ada saja salah seorang anggota yang berperan sebagai ‘silent reader’ dalam grup obrolan tersebut.
Dilansir dari Jurnal Common dengan judul "Fenomena Silent Reader dalam Grub WhatsApp", menyatakan bahwa ‘silent reader’ atau komunikasi pasif meupakan peran pembaca atau seorang komuikan yang pasif dengan tidakmemberikan umpan balik atas pesan yang telah diterimanya.
Menurut psikolg, kepribadian seorang yang bertindak sebagai ‘silent reader’ dapat dipahami bahwa kemungkinan seseorang tersebut tergolong sebagai seorang yang introvert.
Mengingat, seorang yang berkepribadian introvert akan lebih menyukai kegiatan yang bersfiat personal dengan hanya melibatkan dirinya sendiri tanpa harus bersosialisasi dengan banyak orang sekalipun secara daring.
Hal ini bisa terjadi dengan kemungkinan yang kuat bahwa seorang yang introvert akan mudah terkuras energinya jika harus menghabiskan waktu dengan bersosialisasi secara aktif dengan banyak orang meski secara online.
Pada akhirnya, saat berkomunikasi pada obrolan grup mereka akan memilih untuk menjadi ‘silent reader’ dengan hanya sekedar membaca tanpa berpartisipasi aktif dalam obrolan tersebut.
Kendati demikian, seorang ‘silent reader’ bukan berarti tak pernah berkontribusi, namun mereka juga kan sesekali turut berkomentar saat dihadapkan dengan toping yang dirasa cukup penting dan membutuhkan tanggapan secara langsung.
***

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
