
WhatsApp menghadirkan fitur kontrol orang tua untuk akun anak usia 10–12 tahun. (Istimewa)
JawaPos.com-Orang tua kini memiliki kendali lebih besar terhadap aktivitas anak di platform pesan instan WhatsApp. Fitur baru yang tengah dikembangkan ini memungkinkan orang tua mengatur percakapan hingga akses grup untuk akun anak berusia 10 hingga 12 tahun.
Melalui pengaturan tersebut, orang tua dapat menentukan siapa saja yang diizinkan menghubungi akun anak, sekaligus mengontrol grup mana yang boleh mereka ikuti.
Secara bawaan, akun yang berada di bawah pengawasan orang tua hanya dapat bertukar pesan dengan nomor yang telah tersimpan di kontak anak. Selain itu, hanya orang tua yang memiliki wewenang untuk menambahkan akun anak ke dalam grup percakapan.
Jika ada nomor yang tidak dikenal mencoba menghubungi anak, sistem akan menampilkan notifikasi peringatan. Orang tua juga akan menerima pemberitahuan ketika anak mendapatkan permintaan obrolan baru, menambahkan kontak baru, atau saat grup yang diikuti menambahkan anggota tambahan.
Akses pengaturan ini dilindungi dengan PIN enam digit yang dimiliki orang tua pada perangkat yang mengelola akun tersebut.
“Hanya orang tua yang bisa mengakses dan mengubah pengaturan privasi, memastikan mereka mampu menyesuaikan pengalaman keluarga mereka,” terang WhatsApp seperti dikutip Kamis (12/3).
Platform milik Meta Platforms tersebut menjelaskan bahwa akun anak yang diawasi orang tua memiliki fitur yang lebih terbatas. Pengguna hanya dapat mengirim pesan teks serta melakukan panggilan telepon, tanpa akses ke sejumlah fitur lain seperti Meta AI, Channels, Status, maupun berbagi lokasi.
Meski demikian, WhatsApp menegaskan bahwa sistem keamanan tetap sama seperti akun biasa. Semua percakapan tetap dilindungi dengan enkripsi end-to-end sehingga tidak dapat diakses oleh pihak lain, termasuk oleh orang tua.
Baca Juga:7 Tips WhatsApp yang Jarang Diketahui Tapi Sangat Membantu, Bikin Chat jadi Lebih Praktis!
“Seiring dengan peluncuran bertahap akun yang dikelola orang tua dalam beberapa bulan ke depan, kami sangat menantikan masukan dari Anda sehingga kami bisa terus membangun WhatsApp untuk menyediakan cara yang aman dan paling privat bagi keluarga untuk terhubung,” tutup WhatsApp. (*)
