
4 Masalah penyebab perpisahan dalam hubungan/Freepik
JawaPos.com - Dalam menjalin hubungan serius antara pria dan wanita, sudah menjadi hal yang biasa adanya perbedaan pandangan atau konflik. Namun, hal ini bisa menimbulkan perpisahan jika tidak diatasi dengan tepat.
Seringkali, masyarakat menganggap perpisahan dalam hubungan terjadi karena masalah yang sangat besar, seperti perselingkuhan. Padahal, penelitian memberikan bukti yang berbeda.
Ternyata perpisahan sering kali terjadi karena masalah yang dianggap sepele. Dilansir dari laman Psychology Today pada (5/11), berikut ini 4 masalah yang menjadi penyebab perpisahan menurut penelitian.
1. Adanya jarak emosional atau fisik
Ketika kedekatan emosional atau fisik mulai menurun, hal ini dapat menandakan masalah yang lebih kompleks dalam suatu hubungan.
Munculnya jarak emosional sering terjadi ketika salah satu atau kedua pasangan merasa diabaikan, kesepian, atau disepelekan.
Kedekatan secara fisik juga dapat menjadi akibat dari stres, konflik yang tidak terselesaikan, atau bahkan masalah kesehatan.
Penurunan kedekatan mungkin tidak terjadi secara tiba-tiba, biasanya ini merupakan proses di mana pasangan mulai menjalani kehidupan yang lebih ‘masing-masing’ daripada kehidupan bersama.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality & Social Psychology, pasangan yang secara rutin berbagi kegiatan baru dan menarik, melaporkan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi.
2. Konflik yang tidak terselesaikan dan kebencian yang terpendam
Semua pasangan pasti pernah berselisih paham, tapi ketika mereka tidak mampu menyelesaikan konflik secara efektif, ini tentu dapat menyebabkan perpisahan.
Ketika pasangan menyembunyikan masalah atau menghindari konfrontasi, masalah yang tidak terselesaikan cenderung membusuk dan menciptakan kebencian.
Seiring berjalannya waktu, masalah yang terpendam ini akan membentuk jarak emosional.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Marriage and Family menunjukkan bahwa pasangan yang menghindari konflik secara langsung memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami ketidakpuasan dalam hubungan.
3. Pikiran dan komunikasi yang buruk

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
