
ilustrasi motor matic (Freepik/Drobotdean)
JawaPos.com - Mengendarai motor matic di jalan menanjak memang terlihat mudah, tapi nyatanya banyak pengendara yang justru melakukan kesalahan tanpa disadari.
Kesalahan kecil ini bukan hanya bikin motor kurang nyaman dikendarai, tapi juga berisiko membahayakan keselamatan.
Mulai dari teknik pengereman yang keliru hingga posisi tubuh yang salah, kebiasaan buruk saat melewati tanjakan bisa berdampak besar pada performa motor matic.
Supaya perjalanan tetap aman dan motor tidak cepat rusak, berikut 6 kesalahan yang wajib kamu hindari saat menghadapi tanjakan maupun turunan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.
Salah satu kesalahan paling umum saat melewati tanjakan adalah terlalu sering dan terlalu lama menekan rem belakang. Banyak pengendara melakukan ini untuk mencegah motor mundur, terutama saat berhenti di tanjakan.
Padahal, penggunaan rem belakang tanpa diimbangi kontrol gas yang baik bisa menyebabkan kampas rem cepat aus dan ban kehilangan traksi, apalagi di jalan licin.
Jika dilakukan terus-menerus, komponen rem dan CVT berpotensi mengalami kerusakan. Saat menuruni jalan, sebaiknya kamu juga tidak hanya mengandalkan rem belakang.
Gunakan rem depan lebih dulu lalu imbangi dengan rem belakang agar pengereman lebih stabil dan seimbang.
Banyak pengendara tidak menyadari bahwa posisi duduk sangat memengaruhi keseimbangan motor, terutama saat menanjak.
Kesalahan yang sering terjadi adalah pengendara duduk terlalu ke belakang ketika menghadapi tanjakan.
Posisi ini membuat beban terlalu bertumpu di roda belakang sehingga roda depan kehilangan traksi.
Akibatnya, ban depan bisa terasa ringan bahkan berisiko terangkat, yang tentu sangat berbahaya.
Saat menanjak, sebaiknya kamu sedikit maju ke depan dan condongkan badan agar roda depan tetap menempel ke jalan dan motor lebih stabil.
Kesalahan berikutnya adalah langsung memutar gas terlalu dalam saat akan menanjak. Banyak pengendara berpikir bahwa gas penuh adalah solusi agar motor kuat naik ke atas.
Faktanya, menarik gas berlebihan justru membuat mesin bekerja terlalu keras dan bisa kehilangan tenaga di tengah tanjakan.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
