Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 September 2024 | 14.09 WIB

7 Tanda Anda Memiliki Pola Asuh Otoriter, Salah Satunya Kurangnya Kesabaran dan Pengertian

Kurang sabar adalah salah satu tanda orang tua dengan pola asuh otoriter (freepik) - Image

Kurang sabar adalah salah satu tanda orang tua dengan pola asuh otoriter (freepik)

JawaPos.com – Pada dasarnya mengasuk anak adalah tentang membimbing anak Anda agar mampu membuat keputusannya sendiri. Dalam upaya melindungi anak-anak, kita sering kali menjadi lebih suka mengontrol daripada membenarkannya.

Dan tanpa menyadarinya, kita dapat terjerumus ke dalam pola asuh otoriter. Orang tua yang otoriter mencoba membentuk dan mengendalikan semua aspek kehidupan anak mereka. Bahkan mereka sering kali tidak memberi ruang bagi pilihan dan individualitas anak itu sendiri.

Ironisnya banyak dari kita yang terjebak dalam pola ini namun tidak disadari. Namun, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa Anda adalah orang tua yang otoriter sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Minggu (29/9) sebagai berikut :

1. Harapan yang tinggi

Sebagai orang tua, wajar saja kita menginginkan yang terbaik bagi anak-anak kita dan mendorong mereka menuju kesuksesan. Namun kadang kala, tanpa menyadarinya, kita mungkin menetapkan standar terlalu tinggi.

Orang tua yang otoriter sering kali memiliki harapan yang sangat tinggi terhadap anak-anak mereka yang berdampak negatif pada harga diri mereka.

Hal ini dapat terwujud dalam banyak hal mulai dari akademis dan olahraga hingga perilaku dan tata krama. Jika Anda sering merasa kecewa karena anak Anda tidak memenuhi standar Anda maka menunjukkan Anda terjebak dalam pola asuh otoriter.

2. Aturan yang ketat tanpa ruang untuk diskusi

Orang tua yang otoriter sering kali menerapkan aturan yang ketat tanpa ada ruang untuk berdiskusi atau bernegosiasi.

Meskipun aturan penting untuk menjaga kedisiplinan namun penting juga untuk memberikan sedikit fleksibilitas dan membiarkan anak Anda menyuarakan pikiran dan kekhawatirannya.

Bila aturan Anda bersifat mutlak dan tidak dinegosiasikan maka kemungkinan besar Anda menganut gaya pengasuhan yang otoriter.

3. Kurangnya kehangatan emosional

Dalam sebuah studi menarik yang dilakukan oleh para psikolog ditemukan bahwa anak-anak dari orang tua yang otoriter sering menganggap orang tua mereka kurang hangat dan kurang mengayomi dibandingkan dengan anak-anak dari orang tua yang otoriter.

Orang tua yang otoriter sering kali lebih fokus pada aturan dan disiplin dan mereka mungkin secara tidak sengaja mengabaikan aspek emosional dalam mengasuh anak.

Jika Anda sering mendapati diri Anda lebih mengutamakan keputusan daripada kebutuhan emosional anak Anda maka ini bisa menjadi tanda gaya pengasuhan yang otoriter.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore