
hingo Sato master teknik ‘Transformational Reconstruction’ atau TR dari Jepang. (IST)
JawaPos.com – Seorang desainer bakal menempuh beberapa proses untuk menciptakan sebuah karya. Mulai dari ide hingga akhirnya busana tersebut siap pakai. Salah satu proses yang dilewati adalah membuat pola busana. Seperti yang diungkapkan Shingo Sato, master ‘Transformational Reconstruction’ atau teknik TR dari Jepang.
Diungkapkan Shingo dalam workshop bersama Istituto di Moda Burgo Indonesia, TR adalah metode yang digunakan dalam membuat pola pakaian tanpa pengukuran. Baginya, teknik TR sebuah pendekatan yang sangat berbeda dari metode konvensional.
“Saya telah mengembangkan teknik ini selama 30 tahun, dan menampilkan koleksi pribadi di Milan, Paris,” ujar Shingo.
Menurut Shingo Sato, perbedaan besar teknik TR dan teknik lainnya adalah membuat volume tanpa perhitungan matematis seperti pembuatan pola pada umumnya. Sehingga TR bisa dikatakan merupakan teknik yang intuitif untuk desain couture.
“Teknik TR dan teknik Origami sudah masuk ke dalam industri fashion para desainer couture di seluruh dunia, Untuk mereka yang masih pemula juga bisa mengikutinya,” sambungnya.
Shingo Sato sendiri telah merampungkan workshop-nya yang berlangsung pada 5-7 Juli 2023 di Jakarta. Selain berbagi tentang teknik TR, Shato juga mengajarkan teknik origami serta teknik Moulage.
“Saya berharap publik akan terinspirasi oleh pendekatan baru untuk membuat desain volume 3D, untuk diintegrasikan ke dalam kreativitas mereka,” tutupnya.
Perlu diketahui, Shingo Sato sudah mengenalkan dan menggelar workshop TR di sekolah-sekolah fashion terkemuka seperti Burgo Italia, Burgo Meksiko, Parsons New York,dan Central Saint Martin London, serta sekolah lainnya di lebih dari 30 negara di dunia.
Melihat perjalanan Shingo tersebut, Burgo Indonesia ingin menghadirkan para ahli di bidangnya dan metode atau teknik baru dalam pengembangan diri dan kapasitas para desainer.
“Biasanya tiap tahun kami menghadirkan Biagio Belsito, professor dr Burgo Milan yang pernah bekerja di fashion house terkemuka seperti Dolce Gabbana dan Valentino. Lalu, Lusine Takhverdyan yang merupakan alumni sekolah fashion Lessage Paris dan masih bekerja di Channel. Shingo Sato adalah salah satu dari para ahli itu saat ini,” ujar Jenny Yohana Kansil, founder Istituto di Moda Burgo Indonesia, saat dihubungi terpisah.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
