
Konferensi Press Jogja International Batik Biennale 2018.
JawaPos.com - Yogyakarta secara resmi telah ditetapkan sebagai 'Kota Batik Dunia' oleh World Craft Council (WCC) yang berafiliasi dengan UNESCO sejak 18 Oktober 2014. Sebagai bentuk perayaan atas predikat tersebut, 'Jogja International Batik Biennale' (JIBB) akhirnya digelar 2-6 Oktober 2018.
"Lewat kegiatan ini kita memperkenalkan ke masyarakat Indonesia maupun luar bahwa Yogyakarta bisa menjadi tujuan wisata dengan keunggulan batiknya, karena di setiap kabupaten mereka punya motif dan rumah batik sendiri," ujar Gusti Kanjeng Ratu Hemas, selaku ketua Dewan Kerajinan Nasional DIY saat konferensi press di Jakarta, Rabu (26/9).
Mengambil tema 'Innovation for Sustainable Future', perhelatan akbar tingkat Internasional ini akan diawali dengan roadshow batik di Jawa dan Madura. Lalu berlanjut ke simposium Nasional tentang batik, pameran, workshop, fashion show hingga heritage tour.
Sementara itu, Tazbir ketua umum JIBB mengatakan acara tahun ini memang diadakan lebih meriah. Karena digelar di berbagai titik heritage strategis, diantaranya pagelaran Keraton, benteng Vredeburg, Taman Budaya Yogyakarta, museum Sonobudoyo hingga Jogja Galerry.
"Di setiap titik aktivitas ini menampilkan cerita tersendiri. Benteng Vredeburg akan ada bazar batik komersial, Jogja galerry menampilkan batik raksasa, dan di Pergelaran Kraton lebih ke koleksi batik klasik dan Keraton Nusantara," imbuh Tazbir.
Tak lupa, lewat acara ini juga dihadirkan workshop oleh kalangan pembatik dari Jawa Barat, Jawa Timur dan Madura. Selain itu juga digelar simposium tentang pewarnaan alami oleh desainer asal Jepang dan Thailand.
"Kain batik Indonesia asal ususlnya dari Yogyakarta. Setiap corak mengandung doa dan harapan. Misalnya batik parang menceritakan semangat dan keteguhan. Itulah sebabnya batik ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO," papar Tazbir.
Lewat acara ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pemahaman batik. Disamping mendongkrak potensi pariwisata yang ada di Yogyakarta.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
