Ilustrasi mencuci tangan/freepik
JawaPos.com-Selain listrik, tagihan air juga sering menjadi salah satu pengeluaran terbesar dalam rumah tangga. Kebiasaan menggunakan air secara berlebihan dan tidak bijak dapat membuat pengeluaran membengkak tanpa anda sadari.
Saat anda bisa menghemat air itu artinya, anda tidak hanya mengurangi beban biaya rumah tangga, tetapi juga turut menjaga kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.
Penghematan air dapat mengurangi pengeluaran bulanan dan menjaga bumi agar tetap lestari. Hal ini penting karena hanya 1% air di dunia ini yang layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, pengambilan air tanah yang berlebih untuk memenuhi pasokan air, dapat merusak struktur tanah dan mengganggu keseimbangan ekosistem.
Oleh karena itu, merangkum informasi dari laman pdaminfo.pdampintar.id dan www.cimbniaga.co.id berikut adalah tujuh langkah sederhana yang dapat anda terapkan untuk menghemat air.
Memperbaiki keran rusak
Keran yang bocor ataupun pipa yang rusak berdampak besar pada penggunaan air. Sat keran rusak, maka aliran air akan bocor dan terbuang percuma. Padahal, air tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain seperti memasak. Sebagai langkah sementara, anda bisa menampung air yang bocor menggunakan ember agar tetap terpakai.
Menutup keran
Biasakan selalu menutup keran setiap kali air tidak digunakan. Matikan keran saat anda sedang menggosok gigi, menggunakan sabun, atau mencuci rambut. Dengan menutup keran saat menyikat gigi saja, anda bisa menghemat air sampai empat liter per menit.
Mandi pakai shower
Hindari kebiasaan mandi berlama-lama, karena dapat menyebabkan pemborosan air. Sebaiknya gunakan shower sebagai pengganti bak mandi. Pilihlah shower yang dapat mengatur volume air, sehingga anda bisa menghemat penggunaan air hingga 50%.
Mencuci baju sekaligus
Hindari mencuci baju sedikit demi sedikit, disarankan anda mencuci baju dalam jumlah banyak dan sekaligus. Berikan jarak mencuci dua sampai tiga hari sekali. Mencuci dalam jumlah kecil terutama dengan mesin cuci, hanya akan membuang banyak air dan menghasilkan limbah lebih banyak.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
