JawaPos.com - Tidak semua orang yang kita temui akan langsung merasa nyaman atau ingin dekat dengan kita.
Kadang, tanpa disadari, perilaku sehari-hari justru membuat orang lain menjaga jarak.
Menurut psikologi sosial, manusia cenderung tertarik pada individu yang memberi rasa aman, dihargai, dan diterima.
Sebaliknya, kebiasaan-kebiasaan tertentu, meski tampak sepele, dapat menimbulkan kesan negatif sehingga hubungan sosial menjadi renggang.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (27/9), terdapat 7 kebiasaan yang sering tidak kita sadari, namun bisa membuat orang lain enggan mendekat menurut psikologi.
Psikologi menyebut fenomena ini sebagai emotional contagion, di mana emosi negatif dapat menular.
Jika Anda selalu menyoroti hal-hal buruk tanpa memberi solusi, orang akan merasa terbebani dan memilih menjaga jarak.
2. Selalu Membicarakan Diri Sendiri
Normal untuk berbagi cerita tentang diri sendiri, tetapi jika percakapan hanya berputar pada kehidupan Anda, orang lain bisa merasa tidak dihargai.
Dalam psikologi komunikasi, hal ini disebut self-focused conversation, yang sering membuat orang merasa terabaikan.
3. Sikap Terlalu Mengkritik
Memberi masukan memang baik, tetapi kritik yang berlebihan dapat menimbulkan kesan menghakimi. Orang yang sering dikritik akan merasa rendah diri atau tidak nyaman.
Psikologi sosial menunjukkan bahwa hubungan yang sehat membutuhkan keseimbangan antara pujian dan kritik.
Dalam psikologi, mendengarkan aktif (active listening) adalah kunci membangun kedekatan emosional. Tanpa itu, hubungan akan terasa dangkal.
5. Sikap Terlalu Negatif atau Sinis
Orang yang selalu sinis atau meremehkan orang lain seringkali dipandang beracun (toxic).
Psikologi positif menekankan bahwa manusia cenderung tertarik pada mereka yang memberikan harapan, semangat, dan optimisme. Sinisme justru menciptakan tembok emosional.
6. Tidak Menjaga Batasan Pribadi
Mencampuri urusan orang lain, terlalu ingin tahu, atau melanggar privasi dapat membuat orang merasa tidak aman.
Menurut teori personal boundaries, setiap orang membutuhkan ruang untuk dirinya sendiri. Jika Anda sering melewati batas, hubungan sosial akan cepat renggang.
Psikologi sosial menegaskan bahwa empati adalah jembatan utama untuk membangun kepercayaan dan keintiman dalam hubungan.
Kesimpulan
Hubungan sosial yang sehat tidak hanya bergantung pada apa yang kita katakan, tetapi juga pada sikap dan kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari.
Mengeluh berlebihan, terlalu fokus pada diri sendiri, hingga kurang menunjukkan empati bisa membuat orang menjauh tanpa kita sadari.
Psikologi mengajarkan bahwa untuk membangun kedekatan, kita perlu memberi rasa aman, menghargai batasan, serta menghadirkan energi positif dalam interaksi.
Dengan menyadari kebiasaan-kebiasaan di atas, kita dapat memperbaiki diri, sehingga orang-orang di sekitar lebih nyaman dan betah berada dekat dengan kita.
***