Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 September 2025 | 15.23 WIB

No Contact Efektif Membuat Mantan Gelisah dan Kembali Menghubungi Anda, Simak 7 Alasannya Menurut Psikologi!

Ilustrasi No Contact (benzoix/freepik)



JawaPos.com - Putus cinta sering kali meninggalkan tanda tanya besar, terutama tentang bagaimana perasaan mantan terhadap Anda setelah hubungan berakhir.

Salah satu strategi yang banyak dibicarakan adalah metode no contact atau tidak menghubungi sama sekali.

Bagi sebagian orang, diam dianggap sebagai langkah pasif. Namun, kenyataannya justru sebaliknya, diam bisa menjadi senjata paling kuat.

Strategi no contact bukan sekadar menghilang begitu saja, melainkan langkah psikologis yang dapat mengubah dinamika hubungan.

Dengan tidak memberikan akses komunikasi, mantan mulai merasakan kehilangan yang sebelumnya tidak disadari.

Perasaan ini kerap memunculkan rasa gelisah, penasaran, bahkan penyesalan.

Artikel ini akan membahas 7 alasan mengapa no contact begitu efektif hingga membuat mantan gelisah dirangkum dari YouTube Pikong.

Setiap poin akan mengulas logika psikologis di baliknya, sehingga Anda dapat memahami mengapa diam justru menjadi senjata ampuh dalam menghadapi hubungan yang berakhir.

1. Rasa Kehilangan yang Nyata

Otak manusia memiliki kecenderungan untuk lebih menghargai sesuatu ketika sudah hilang.

Dalam hubungan, mantan mungkin merasa masih memiliki kendali atas Anda, seolah komunikasi bisa dilakukan kapan saja.

Namun, ketika Anda benar-benar berhenti menghubungi, rasa kehilangan mulai terasa nyata.

Mereka mendadak merasakan sepi yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan.

Situasi ini membuat mantan menyadari bahwa kehadiran Anda selama ini memiliki nilai besar.

Hilangnya interaksi sederhana seperti chat atau sapaan kecil justru meninggalkan ruang kosong dalam hidup mereka.

Rasa kehilangan ini sering kali lebih menyakitkan dibanding saat hubungan masih berjalan.

Semakin lama kondisi ini berlangsung, semakin dalam pula dampaknya pada psikologi mereka.

Mantan yang awalnya merasa tenang bisa berubah gelisah, merasa terputus, dan akhirnya tergoda untuk menghubungi Anda kembali hanya demi mengisi kekosongan tersebut.

2. Munculnya Elemen Tak Terduga

Manusia membutuhkan keseimbangan antara hal yang bisa ditebak dan yang tidak bisa ditebak.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore