Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 00.48 WIB

Cemas Menghadapi Berita Politik yang Semakin Memanas? Simak Tips Memilah Informasi dengan Tenang dan Bijak

Ilustrasi Kecemasan dalam Menghadapi Informasi Politik yang Semakin Panas.

JawaPos.com – Beberapa hari terakhir, Indonesia sedang mengalami konflik politik yang kompleks sehingga memicu aksi demonstrasi di berbagai wilayah.

Situasi tersebut membuat seluruh media turut mempublikasi informasi terbaru terkait aksi demo dan respon para pejabat negara.

Di sisi lain, masyarakat juga dengan mudah dapat menyebarkan informasi melalui akun pribadinya. Sehingga, berita yang memuat kabar buruk terus mengalir dan menyebabkan ketegangan psikologis tertentu.

Dilansir dari ugm.ac.id, arus berita terkait kebijakan pemerintah, aksi demo, sikap pejabat dan aparat, hingga korupsi yang terus melonjak telah menimbulkan rasa cemas, frustasi, bahkan keputusasaan di tengah masyarakat.

Pakar Kajian Budaya dan Media UM Surabaya dalam laman um-surabaya.ac.id mengungkapkan bahwa ‘kebanjiran’ informasi tersebut memiliki potensi hoax yang sangat besar untuk memperkeruh situasi.

Lalu bagaimana cara menghadapi derasnya informasi dengan tenang dan bijak? Berikut tips menghadapi ‘banjir informasi’ di tengah situasi politik Indonesia yang memanas:

  1. Batasi Konsumsi Informasi

Membaca berita memang penting untuk memahami situasi yang sedang terjadi di Indonesia. Namun, paparan layar secara berlebihan dapat membuatmu cemas karena mendapatkan hantaman informasi tanpa istirahat.

Jika sudah merasa resah, mulailah mengatur waktu dengan menetapkan durasi tertentu untuk membaca berita. Kemudian, gunakan waktu luang tersebut untuk melakukan kegiatan lain yang menyenangkan

  1. Cari Informasi Pembanding

Tidak dapat dipungkiri bahwa di tengah situasi ‘panas’ saat ini, banyak pihak yang cenderung memanfaatkan situasi dengan menyebarkan hoax ataupun ‘termakan’ hoax dan menyebarkannya kembali.

Maka dari itu, jangan hanya terpaku pada satu sumber berita, carilah sumber lain untuk membandingkan apakah ada disinformasi di dalamnya. Hal tersebut dapat membuatmu lebih objektif dan menilai sesuatu dari berbagai sudut pandang.

  1. Prioritaskan Fakta daripada Opini

Setiap pengguna media sosial bebas berekspresi dalam menanggapi berita yang beredar. Namun, opini beberapa orang terkadang dapat membuat suasana hati semakin keruh.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore