Ilustrasi seseorang tidur nyenyak (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa bahwa 24 jam dalam sehari rasanya masih kurang untuk beraktivitas? Selanjutnya, kamu lebih memilih untuk mengorbankan waktu istirahatmu demi kegiatan lain yang menyenangkan. Nah, fenomena ini disebut dengan Revenge Bedtime Procrastination (RBP).
Istilah ini pertama kali populer di Tiongkok sebutan baofuxing aoye (revenge staying up late). Konsepnya sederhana: ketika seseorang merasa waktunya di siang hari habis untuk pekerjaan atau kewajiban, mereka "membalas" kekurangan waktu pribadi dengan menunda tidur.
Aktivitas yang dilakukan bisa beragam, mulai dari menonton drama, bermain game, membaca, hingga sekadar berselancar di media sosial. Faktor yang melatarbelakangi situasi ini seringkali dikaitkan dengan budaya kerja penuh tekanan hingga menyebabkan kesibukan berkepanjangan. Meskipun terasa menyenangkan, kebiasaan ini diam-diam merugikan kesehatan tubuh maupun pikiran.
Penelitian dari Kroese et al. (2016) dalam Journal of Behavioral Sleep Medicine menjelaskan bahwa penundaan tidur bukan semata-mata masalah disiplin, tetapi justru bentuk "pembalasan." Sleep Foundation juga menyatakan ketika seseorang mengorbankan waktu istirahatnya, otomatis sistem imun tubuh akan melemah diikuti sejumlah gejala yang hadir.
Lemas seharian, sulit fokus, produktivitas menurun sepanjang hari, meningkatnya risiko kecelakaan karena berkurangnya kewaspadaan, bahkan bisa jauh memburuk daripada itu.
Siklus tidur yang tidak teratur juga mempengaruhi mood dan memperburuk stress. Selain itu jika terus dilakukan akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, hingga risiko obesitas.
Sebaliknya, tidur yang cukup membantu memperkuat memori, meningkatkan kreativitas, serta menjaga kestabilan emosi. Ketika tidur dikorbankan, bagian otak yang mengatur emosi, yaitu amigdala, menjadi lebih aktif. Dari sisi psikologis, hal ini menyebabkan seseorang lebih mudah marah, cemas, atau stres.
Siklus tidur yang berantakan mengganggu metabolisme tubuh dimana ini menunjukkan bahwa kebiasaan kecil seperti begadang dapat berimbas besar dalam jangka panjang. Fenomena ini juga berkaitan erat dengan betapa pentingnya work-life balance.
Ketika kehidupan sehari-hari didominasi oleh pekerjaan atau akademik, kebutuhan psikologis untuk memiliki waktu pribadi akan semakin besar. Jika tidak dikelola dengan baik, orang akan mencari jalan pintas dengan mengorbankan tidur. Padahal, tidur yang sehat seharusnya menjadi prioritas, sama pentingnya dengan makan dan berolahraga.
Fenomena Revenge Bedtime Procrastination memperlihatkan adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan psikologis akan otonomi waktu dan kebutuhan biologis untuk beristirahat. Jika tidak diatasi, kebiasaan ini berpotensi memunculkan masalah kesehatan serius.
Oleh karena itu, strategi manajemen waktu, edukasi tentang pentingnya tidur, serta pembentukan rutinitas yang sehat perlu menjadi prioritas individu maupun masyarakat.
Daripada menjadikan malam sebagai ajang balas dendam terhadap kesibukan, lebih baik menjadikannya sebagai awal dari hari yang lebih produktif. Tidur cukup bukan berarti kita kehilangan waktu, justru tidur adalah cara untuk mendapatkan kembali energi, fokus, dan semangat untuk menjalani hari berikutnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
