Cahaya layar dan konten yang merangsang emosi membuat otak sulit rileks, sehingga tidur pun jadi tak nyenyak.
JawaPos.com - Tidur malam yang nyenyak adalah kebutuhan dasar bagi kesehatan fisik dan mental. Namun, banyak orang, terutama anak muda justru kesulitan tidur dengan nyenyak, meski tubuh sudah kelelahan. Salah satu penyebab paling umum adalah kebiasaan menggunakan ponsel di tempat tidur.
Aktivitas ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya cukup serius terhadap kualitas tidur harian. Kebiasaan menatap layar ponsel sebelum tidur mempengaruhi ritme sirkadian tubuh, mengganggu pelepasan hormon melatonin, dan memperpanjang waktu tidur yang seharusnya alami.
Dikutip dari Sleepfoundation.org dan Jcsm.aasm.org, paparan cahaya biru dari layar ponsel dapat menipu otak dan membuat tubuh merasa belum saatnya tidur, meskipun waktu sudah larut malam. Lalu apa dampak bermain ponsel sebelum tidur dan seperti apa solusi preventif yang bisa kamu coba?
Melatonin adalah hormon alami yang mengatur rasa kantuk. Sayangnya, cahaya biru yang dipancarkan oleh layar ponsel dapat menghambat pelepasan hormon ini. Akibatnya, tubuh tidak menerima sinyal waktunya tidur, dan kita menjadi tetap terjaga meski sudah lelah. Inilah alasan mengapa seseorang bisa tetap segar bugar di atas kasur hanya karena asyik scroll media sosial.
Aktivitas seperti membaca pesan, menonton video, atau bermain game sebelum tidur membuat otak tetap aktif. Ini membuat transisi dari aktivitas ke waktu istirahat jadi terganggu. Akibatnya, butuh waktu lebih lama untuk benar-benar tertidur. Bahkan jika akhirnya tertidur, kualitas tidurnya cenderung dangkal dan mudah terbangun di malam hari.
Baca Juga: Ponsel Bikin Susah Tidur? Ini Fakta Dampak Cahaya Biru dan Solusi Mengatasinya Secara Efektif
Tidur yang tidak dalam atau terputus-putus menyebabkan tubuh tidak mencapai fase tidur nyenyak (deep sleep). Fase ini penting untuk proses pemulihan tubuh dan konsolidasi memori. Tanpa tidur berkualitas, seseorang cenderung bangun dalam keadaan lelah, tidak fokus, dan mudah emosi keesokan harinya.
Jika kebiasaan ini terus dilakukan, dampaknya bisa lebih dari sekadar kurang tidur. Penggunaan ponsel sebelum tidur yang berlangsung terus-menerus dikaitkan dengan risiko insomnia kronis, gangguan kecemasan, hingga kelelahan mental (mental fatigue). Penelitian menunjukkan, orang yang terbiasa menggunakan ponsel hingga larut malam memiliki kemungkinan dua kali lipat mengalami gangguan tidur dibandingkan yang membatasi layar sebelum tidur.
Paparan cahaya ponsel menjadi penyebab utama terhadap kualitas tidur kita. Berikut ini langkah yang bisa kamu coba lakukan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas:
1. Terapkan Batasan Waktu Layar di Malam Hari
Buat aturan untuk berhenti menggunakan ponsel minimal 30 - 60 menit sebelum waktu tidur. Gunakan waktu tersebut untuk aktivitas yang lebih menenangkan, seperti membaca buku fisik, mendengarkan musik instrumental, atau menulis jurnal.
2. Aktifkan Mode Malam atau Blue Light Filter
Jika harus menggunakan ponsel malam hari, aktifkan mode malam atau night shift untuk mengurangi paparan cahaya biru. Fitur ini mengubah suhu warna layar menjadi lebih hangat sehingga tidak terlalu mengganggu produksi melatonin.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
