Cahaya biru dari layar ponsel dapat menunda rasa kantuk. (dok. Freepik)
JawaPos.com - Menggunakan ponsel menjelang tidur sudah jadi kebiasaan sehari-hari banyak orang. Mulai dari scroll media sosial, menonton video pendek, hingga membalas chat, semuanya terjadi sebelum matamu benar-benar terpejam. Tapi, tahukah kamu bahwa rutinitas ini mencapai dampak nyata, bukan sekadar mitos?
Menurut laporan Healthline, studi di Norwegia menemukan bahwa satu jam layar sebelum tidur meningkatkan risiko terkena insomnia sebesar 59% dan mengurangi durasi tidur rata-rata hingga 24 menit. Artinya, meski waktunya hanya satu jam, efeknya cukup signifikan terhadap kualitas dan kelancaran tidur.
Temuan lain dari Harvard Health menyebutkan bahwa cahaya biru dari layar ponsel terbukti lebih kuat menekan hormon melatonin atau pendorong utama rasa kantuk hingga dua kali lebih lama dibanding cahaya hijau, serta menggeser ritme sirkadian hingga tiga jam. Dengan demikian, tubuh terlambat “mengerti” bahwa sudah waktunya tidur, sehingga proses jatuh ke tidur jadi tertunda.
Mengapa Ini Terjadi dan Apa Dampaknya?
Baca Juga: Ponsel Bikin Susah Tidur? Ini Fakta Dampak Cahaya Biru dan Solusi Mengatasinya Secara Efektif
Cahaya biru memimpin jalannya. Walau layar ponsel tidak terlalu terang, sinyal dari retina tetap mampu menekan melatonin, dukungan agar tubuh merasa siap untuk tidur.
Studi menjelaskan (45.000+ orang muda) menunjukkan peningkatan signifikan masalah insomnia, 51 jam lebih lama terjaga di malam hari dan durasi tidur berkurang sekitar 24 menit. Ini bukan sekadar kantuk biasa, melainkan gangguan yang bisa mempengaruhi performa harian.
Sistem biologis kita diatur oleh cahaya alami. Paparan buatan lewat layar menyebabkan “kebingungan” ritme: otak mengira masih siang, padahal tubuh harus bersiap tidur.
Layar menjanjikan keasyikan tanpa akhir, konten terus bergulir, notifikasi berdatangan, ini membuat banyak orang jadi terlambat matikan lampu dan lanjut scroll. Bukan cuma lampu, tapi juga kebiasaan: makin sering diulang, makin sulit diubah.
Tips Mengurangi Efek Negatif

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
