
Ilustrasi pori-pori besar (Freepik)
JawaPos.com – Pori-pori besar dapat muncul karena berbagai faktor, mempengaruhi penampilan kulit dan sering kali menjadi masalah yang mengganggu.
Pori-pori adalah saluran kecil di permukaan kulit yang berfungsi untuk mengeluarkan minyak (sebum) dan keringat.
Mengetahui penyebab dan cara mengatasi pori-pori besar sangat penting untuk memperoleh kulit yang sehat dan tampak mulus.
Berikut penyebab pori-pori besar dan cara efektif mengatasinya untuk kulit lebih halus dilansir dari laman Loccitane, Sabtu (7/6):
1. Produksi Sebum Berlebihan
Pori-pori dapat membesar akibat produksi minyak berlebih, yang menyebabkan penyumbatan dan pelebaran pori-pori. Kondisi ini sering dialami oleh kulit berminyak, dimana sebum bercampur dengan kotoran dan sel kulit mati.
Meskipun banyak yang menganggap kulit berminyak tidak memerlukan pelembab, kurangnya hidrasi justru bisa memicu produksi minyak berlebih. Untuk mengatasinya, gunakan pembersih wajah lembut dan pelembab berbasis air untuk menjaga kelembaban tanpa menambah minyak.
2. Faktor Genetik
Ukuran pori-pori dapat dipengaruhi oleh faktor genetik. Jika orang tua memiliki pori-pori besar, kemungkinan besar kondisi serupa akan diwariskan. Struktur kulit, termasuk produksi minyak dan elastisitas kulit, berperan dalam ukuran pori-pori.
Meskipun faktor genetik tidak dapat diubah, perawatan yang tepat dapat membantu meminimalkan tampilannya. Membersihkan wajah secara teratur, menggunakan toner yang mengecilkan pori-pori, dan menjaga kelembaban kulit adalah langkah yang dapat diambil.
3. Paparan Sinar Matahari
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kolagen dan elastin pada kulit, menyebabkan kulit mengendur dan pori-pori menjadi lebih besar. Sinar UV juga dapat mempercepat penuaan kulit dan menyebabkan bintik hitam.
Untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap hari. Pilih tabir surya yang tidak menyumbat pori-pori (non-komedogenik) agar tidak memperburuk kondisi kulit.
4. Penuaan dan Berkurangnya Elastisitas Kulit
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen menurun, menyebabkan kulit kehilangan kekencangannya dan pori-pori tampak lebih besar. Selain itu, regenerasi kulit yang melambat memungkinkan sel kulit mati terkumpul, menyumbat pori-pori.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
