
Ilustrasi pasangan umur panjang. (Freepik)
JawaPos.com – Mencapai usia 100 tahun bukan lagi hal langka. Data terbaru menunjukkan peningkatan jumlah orang yang mencapai usia tersebut di berbagai negara, terutama di wilayah dengan gaya hidup sehat dan akses kesehatan yang lebih baik.
Centenarian merujuk pada individu yang berhasil mencapai usia 100 tahun atau lebih. Kelompok ini mengalami peningkatan jumlah dari waktu ke waktu, seiring dengan perubahan pola hidup dan kemajuan dalam dunia medis.
Mengetahui faktor yang berperan dalam umur panjang menjadi penting. Informasi ini dapat membantu dalam memahami bagaimana kebiasaan sehari-hari dan lingkungan berkontribusi terhadap peluang hidup lebih lama.
Berikut 7 rahasia umur panjang dengan faktor penentu untuk hidup hingga 100 tahun dilansir dari laman Dailymail oleh JawaPos.com, Rabu (19/3):
1. Faktor Genetika Berperan Besar
Genetik memiliki pengaruh kuat terhadap umur panjang. Studi menunjukkan bahwa individu dengan riwayat keluarga berusia panjang cenderung memiliki peluang lebih tinggi untuk mencapai usia 100 tahun.
Struktur DNA yang lebih tahan terhadap penyakit dan proses penuaan menjadi salah satu alasannya. Gen tertentu dikaitkan dengan perlindungan terhadap penyakit jantung, kanker, dan gangguan degeneratif.
Namun, genetika bukan satu-satunya faktor yang menentukan usia panjang. Kombinasi antara faktor keturunan dan gaya hidup sehat memberikan peluang lebih besar untuk hidup lebih lama.
2. Pola Makan Sehat dan Seimbang
Asupan makanan berpengaruh besar terhadap kualitas hidup. Konsumsi makanan kaya antioksidan, serat, serta lemak sehat membantu menjaga kesehatan jantung dan sistem metabolisme.
Pola makan seperti Mediterranean diet dan Okinawan diet terbukti efektif dalam meningkatkan angka harapan hidup. Menghindari makanan olahan serta mengurangi konsumsi gula dan garam berlebihan berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh.
Nutrisi yang cukup membantu sistem imun tetap kuat dan melindungi dari penyakit kronis. Mengatur porsi makan serta menerapkan kebiasaan makan secara perlahan juga mendukung proses pencernaan yang lebih baik.
3. Aktivitas Fisik Rutin
Bergerak secara teratur membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal. Jalan kaki, bersepeda, atau melakukan aktivitas ringan seperti berkebun terbukti memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan jantung dan otot.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
