JawaPos.com - Pasti di antara lingkar sosial Anda, ada saja orang yang nggak enakan dan tidak bisa tegas terhadap orang lain. Ini membuat mereka jadi rentan dimanfaatkan dan stres sendiri.
Padahal, menjadi pribadi yang tegas bukan berarti galak atau agresif. Tegas berarti tahu harga diri, bisa menetapkan batasan, dan berbicara dengan percaya diri.
Tapi kenyataannya, itu lebih gampang diucapkan daripada dilakukan. Banyak orang terbiasa dengan kebiasaan yang justru menghambat ketegasan mereka, menjadi orang nggak enakan seperti takut konflik, terlalu sering minta maaf, atau selalu meragukan diri sendiri.
Kalau kamu ingin tampil lebih percaya diri dalam kehidupan sehari-hari, saatnya berhenti melakukan kebiasaan yang membuatmu sulit bersikap tegas.
Berikut delapan hal yang perlu kamu tinggalkan mulai sekarang, dikutip dari Personal Branding Blog, Rabu (12/2).
1. Berlebihan dalam Mengatakan “Maaf”
Minta maaf itu penting kalau memang melakukan kesalahan. Tapi kalau setiap hal kecil selalu diiringi dengan kata "maaf"—seperti saat mengutarakan pendapat, bertanya, atau sekadar bergerak di tempat umum—lama-kelamaan ini bisa merusak kepercayaan diri.
Tanpa sadar, kamu justru melatih diri sendiri untuk merasa selalu salah. Sehingga akhirnya itu tertanam di alam bawah sadar dan Anda kehilangan kepercayaan diri.
Jadi, coba perhatikan, apakah kamu benar-benar perlu minta maaf? Kalau tidak, berhentilah melakukannya!
2. Membiarkan Orang Lain Memotong Pembicaraan
Pernah mulai berbicara, tapi langsung diam saat seseorang menyela? Itu bisa membuat orang lain menganggap pendapatmu tidak penting.
Ketegasan berarti mempertahankan pendapatmu, bahkan dalam percakapan. Jika ada yang memotong pembicaraan, lanjutkan berbicara atau katakan dengan sopan, "Tunggu sebentar, saya belum selesai."
Semakin sering kamu melakukannya, semakin alami rasanya.
3. Menggunakan Kata-Kata yang Melemahkan
Pilihan kata sangat berpengaruh terhadap bagaimana orang lain memandangmu. Kata seperti "Mungkin," "Saya rasa," atau "Menurut saya, ini bisa berhasil" bisa membuatmu terdengar ragu-ragu, padahal kamu sebenarnya yakin.
Coba ubah caramu berbicara. Misalnya, daripada mengatakan "Mungkin kita bisa mencoba ini," lebih baik katakan, "Ayo kita coba ini." Perubahan kecil dalam bahasa bisa membuatmu terdengar jauh lebih percaya diri.
4. Menghindari Kontak Mata
Kontak mata menunjukkan rasa percaya diri dan ketegasan. Jika kamu sering menghindari tatapan lawan bicara, kamu bisa terkesan tidak yakin atau bahkan kurang peduli.
Kalau merasa canggung, mulai perlahan. Tahan kontak mata sedikit lebih lama sebelum berpaling. Dengan latihan, ini akan terasa lebih alami dan meningkatkan kesan percaya dirimu.
5. Selalu Mengatakan “Ya” Meski Tidak Mau
Sering merasa sulit menolak permintaan orang lain? Terlalu sering mengatakan "ya" bisa membuatmu kewalahan dan mengorbankan kepentingan sendiri.
Sebelum menyetujui sesuatu, tanyakan pada diri sendiri: "Apakah saya benar-benar ingin melakukan ini?" Jika jawabannya tidak, belajar katakan "tidak" tanpa merasa bersalah.
6. Terlalu Banyak Beralasan
Pernah merasa perlu menjelaskan panjang lebar saat menolak sesuatu atau mengungkapkan pendapat?
Terlalu banyak memberi alasan bisa membuatmu terdengar tidak yakin. Orang yang tegas mengatakan apa yang perlu dikatakan tanpa perlu membela diri berlebihan.
Misalnya, cukup katakan "Saya tidak bisa" tanpa harus menambahkan seribu alasan di belakangnya.
7. Menunggu Izin untuk Berbicara
Pernah punya ide bagus tapi ragu mengungkapkannya karena takut salah atau menunggu momen yang tepat?
Orang yang tegas tidak menunggu izin untuk berbicara. Mereka tahu bahwa pendapat mereka sama berharganya dengan orang lain dan tidak ragu untuk menyuarakannya.
Jadi, berhenti menunggu kesempatan sempurna—ciptakan sendiri kesempatan itu!
8. Mengabaikan Kebutuhan Sendiri
Ketegasan tidak hanya soal berbicara, tapi juga soal menyadari bahwa kebutuhan dan batasanmu penting. Berhenti jadi orang nggak enakan.
Sering mengalah demi orang lain tanpa mempertimbangkan diri sendiri bisa membuatmu merasa diabaikan. Jika ada sesuatu yang tidak cocok untukmu, katakan. Jika kamu butuh sesuatu, minta.
Semakin kamu menghargai dirimu sendiri, semakin mudah untuk bersikap tegas dalam segala aspek kehidupan.
Tegas Itu Tentang Menghargai Diri Sendiri
Menjadi tegas bukan berarti menjadi kasar atau egois. Ini tentang memastikan bahwa suaramu didengar dan kebutuhanmu dihargai, tanpa meremehkan orang lain.
Ketegasan bisa dipelajari. Semakin sering kamu berlatih, semakin alami rasanya. Jadi, berhentilah ragu-ragu dan mulai berdiri tegak untuk diri sendiri!