Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Februari 2025 | 21.15 WIB

10 Perilaku Ayah yang Akan Membuat Anak Tumbuh Menjadi Sosok Baik dan Percaya Diri, Menurut Penelitian

Perilaku Ayah yang Akan Membuat Anaknya Tumbuh Menjadi Sosok Baik dan Percaya Diri (Freepik) - Image

Perilaku Ayah yang Akan Membuat Anaknya Tumbuh Menjadi Sosok Baik dan Percaya Diri (Freepik)

JawaPos.com - Membesarkan anak yang baik dan percaya diri adalah salah satu tantangan paling berharga yang dapat dihadapi seorang ayah.

Dan meskipun tidak ada buku petunjuk yang sempurna untuk mengasuh anak, psikologi telah mengungkapkan beberapa perilaku utama yang dapat membuat perbedaan.

Cara ayah hadir dalam kehidupan anak lelakinya membentuk cara mereka memandang diri sendiri dan dunia di sekeliling mereka.

Ini bukan sekadar memberikan pelajaran, ini tentang memodelkan nilai-nilai, membangun kepercayaan, dan menciptakan lingkungan tempat kebaikan dan rasa percaya diri dapat tumbuh subur.

Dalam artikel yang dikutip dari Hack Spirit, Kamis (6/2) ini, kita akan mengungkap sepuluh perilaku hebat yang dapat dipraktikkan para ayah untuk membantu putra-putranya tumbuh menjadi pria yang penuh kasih sayang dan percaya diri.

Ini bukanlah strategi yang rumit, ini adalah tindakan yang sederhana dan disengaja yang meninggalkan dampak yang bertahan lama. Mari kita bahas.

1. Tunjukkan cinta tanpa syarat kepada putra Anda

Salah satu hal paling hebat yang dapat dilakukan seorang ayah adalah membuat putranya merasa dicintai, apa pun yang terjadi.

Ini tidak berarti mengabaikan kesalahan atau perilaku buruk, tetapi ini berarti memisahkan siapa putra Anda dari apa yang dilakukannya.

Ketika seorang anak tahu bahwa harga dirinya tidak bergantung pada pencapaian atau kegagalannya, ia akan tumbuh percaya diri untuk menghadapi dunia tanpa takut dihakimi.

Psikolog Carl Rogers, salah satu pelopor psikologi humanistik, mengatakannya dengan tepat, “Paradoks yang aneh adalah ketika saya menerima diri saya apa adanya, maka saya dapat berubah.”

2. Ajarkan ketahanan emosional dengan mencontohkannya sendiri

Psikolog Daniel Goleman, yang mempopulerkan konsep kecerdasan emosional, pernah berkata, “Jika kemampuan emosional Anda tidak terkendali… maka tidak peduli seberapa pintar Anda, Anda tidak akan bisa melangkah jauh.”

Mengajarkan ketahanan emosional bukan tentang melindungi anak-anak kita dari kesulitan, tetapi tentang menunjukkan kepada mereka cara menghadapinya secara langsung tanpa kehilangan kebaikan atau kepercayaan diri mereka sendiri.

Jadi lain kali kehidupan memberi Anda tantangan, ingatlah, respons Anda adalah mengajari anak Anda cara menangani kesulitannya sendiri suatu hari nanti.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore