
Ilustrasi seseorang yang lebih suka membalas chat dengan pesan suara.(Geediting)
JawaPos.com – Dalam era komunikasi digital yang semakin maju, sebagian orang lebih memilih voice notes (pesan suara) dibandingkan teks saat berinteraksi. Pilihan ini tidak sekadar soal preferensi, tetapi juga mencerminkan karakter, cara berpikir, dan kebiasaan mereka dalam berkomunikasi.
Studi psikologi menunjukkan bahwa cara seseorang memilih untuk berkomunikasi dapat mengungkap aspek kepribadian mereka, termasuk tingkat ekspresi, efisiensi, serta cara mereka membangun koneksi dengan orang lain.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nonverbal Behavior, komunikasi non-verbal seperti intonasi, nada bicara, dan ekspresi vokal memainkan peran penting dalam menyampaikan emosi dan membangun hubungan interpersonal.
Orang yang lebih sering menggunakan voice notes memahami pentingnya aspek ini dalam komunikasi mereka. Lebih dari sekadar cara praktis untuk mengirim pesan, kebiasaan ini mencerminkan kemampuan seseorang dalam mengekspresikan diri, dan menjaga hubungan sosial dengan lebih personal.
Dilansir dari Geediting, Rabu (5/2), berikut delapan ciri kepribadian utama yang biasanya dimiliki oleh orang yang lebih sering membalas pesan dengan voice notes:
1. Multitasker yang Alami
Orang yang sering menggunakan voice notes cenderung memiliki kemampuan multitasking yang tinggi. Mereka lebih suka berbicara dibandingkan mengetik panjang karena lebih efisien dan memungkinkan mereka untuk tetap melakukan aktivitas lain.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Stanford University menemukan bahwa individu yang terbiasa dengan multitasking cenderung lebih cepat dalam berpindah antara satu tugas ke tugas lainnya dibandingkan mereka yang lebih fokus pada satu hal dalam satu waktu.
2. Komunikator yang Ekspresif
Pesan teks sering kali tidak dapat menyampaikan emosi sepenuhnya, sementara voice notes memungkinkan seseorang mengekspresikan diri dengan lebih leluasa melalui nada, intonasi, dan kecepatan berbicara.
Menurut teori Emotional Intelligence yang dikembangkan oleh Daniel Goleman, individu yang memiliki kesadaran emosional tinggi cenderung lebih ekspresif dalam komunikasi mereka. Mereka lebih mampu menyampaikan perasaan dengan jelas dan memahami emosi orang lain melalui suara.
3. Menghargai Efisiensi Waktu
Orang yang memilih voice notes biasanya memiliki kesadaran tinggi akan nilai waktu. Mereka ingin menyampaikan informasi dengan cepat tanpa harus mengetik panjang.
Studi dari Harvard Business Review menunjukkan bahwa komunikasi verbal sering kali lebih efektif dalam menyampaikan maksud dibandingkan komunikasi tertulis, terutama dalam percakapan yang membutuhkan kejelasan dan respons cepat.
4. Memahami Kekuatan Komunikasi Non-Verbal

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
