Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Februari 2025 | 23.28 WIB

Orang yang Sering Membalas Chat dengan Voice Notes Biasanya Memiliki 8 Ciri Kepribadian Ini, Menurut Studi Psikologi

Ilustrasi seseorang yang lebih suka membalas chat dengan pesan suara.(Geediting) - Image

Ilustrasi seseorang yang lebih suka membalas chat dengan pesan suara.(Geediting)

JawaPos.com – Dalam era komunikasi digital yang semakin maju, sebagian orang lebih memilih voice notes (pesan suara) dibandingkan teks saat berinteraksi. Pilihan ini tidak sekadar soal preferensi, tetapi juga mencerminkan karakter, cara berpikir, dan kebiasaan mereka dalam berkomunikasi. 

Studi psikologi menunjukkan bahwa cara seseorang memilih untuk berkomunikasi dapat mengungkap aspek kepribadian mereka, termasuk tingkat ekspresi, efisiensi, serta cara mereka membangun koneksi dengan orang lain.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nonverbal Behavior, komunikasi non-verbal seperti intonasi, nada bicara, dan ekspresi vokal memainkan peran penting dalam menyampaikan emosi dan membangun hubungan interpersonal. 

Orang yang lebih sering menggunakan voice notes memahami pentingnya aspek ini dalam komunikasi mereka. Lebih dari sekadar cara praktis untuk mengirim pesan, kebiasaan ini mencerminkan kemampuan seseorang dalam mengekspresikan diri, dan menjaga hubungan sosial dengan lebih personal.

Dilansir dari Geediting, Rabu (5/2), berikut delapan ciri kepribadian utama yang biasanya dimiliki oleh orang yang lebih sering membalas pesan dengan voice notes:

1. Multitasker yang Alami

Orang yang sering menggunakan voice notes cenderung memiliki kemampuan multitasking yang tinggi. Mereka lebih suka berbicara dibandingkan mengetik panjang karena lebih efisien dan memungkinkan mereka untuk tetap melakukan aktivitas lain.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Stanford University menemukan bahwa individu yang terbiasa dengan multitasking cenderung lebih cepat dalam berpindah antara satu tugas ke tugas lainnya dibandingkan mereka yang lebih fokus pada satu hal dalam satu waktu.

2. Komunikator yang Ekspresif

Pesan teks sering kali tidak dapat menyampaikan emosi sepenuhnya, sementara voice notes memungkinkan seseorang mengekspresikan diri dengan lebih leluasa melalui nada, intonasi, dan kecepatan berbicara.

Menurut teori Emotional Intelligence yang dikembangkan oleh Daniel Goleman, individu yang memiliki kesadaran emosional tinggi cenderung lebih ekspresif dalam komunikasi mereka. Mereka lebih mampu menyampaikan perasaan dengan jelas dan memahami emosi orang lain melalui suara.

3. Menghargai Efisiensi Waktu

Orang yang memilih voice notes biasanya memiliki kesadaran tinggi akan nilai waktu. Mereka ingin menyampaikan informasi dengan cepat tanpa harus mengetik panjang.

Studi dari Harvard Business Review menunjukkan bahwa komunikasi verbal sering kali lebih efektif dalam menyampaikan maksud dibandingkan komunikasi tertulis, terutama dalam percakapan yang membutuhkan kejelasan dan respons cepat.

4. Memahami Kekuatan Komunikasi Non-Verbal

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore