Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 16.26 WIB

Orang yang Kesulitan Mencari Teman Seringkali Menunjukkan 9 Perilaku ini Menurut Psikologi

Ilustrasi sembilan perilaku umum yang mungkin menghalangimu untuk terhubung dengan orang lain yang didukung oleh psikologi. (Pexels/José Luis Photographer) - Image

Ilustrasi sembilan perilaku umum yang mungkin menghalangimu untuk terhubung dengan orang lain yang didukung oleh psikologi. (Pexels/José Luis Photographer)

JawaPos.com - Kita semua ingin merasa terhubung yaitu memiliki persahabatan yang terasa mudah, mendukung, dan nyata. Namun, bagi sebagian dari kita, menjalin dan mempertahankan persahabatan tidak semudah yang terlihat.

Kamu mungkin merasa seolah-olah selalu tertinggal satu langkah di belakang, bertanya-tanya mengapa koneksi datang begitu alami bagi orang lain tetapi terasa seperti perjuangan untukmu. Faktanya, terkadang hal itu bukan sekedar nasib buruk atau keadaan.

Ada kebiasaan yang orang kembangkan, seringkali tanpa disadari, yang diam-diam menghalangi mereka untuk dapat terhubung dan membentuk hubungan yang lebih dalam. Pola-pola ini menyusup pada interaksi sehingga makin sulit membangun persahabatan yang kita inginkan.

Dilansir dari Hack Spirit, terdapat sembilan perilaku umum yang mungkin menghalangimu untuk terhubung dengan orang lain yang didukung oleh psikologi.

1. Menganalisis interaksi sosial secara berlebihan

Analisis berlebihan terhadap situasi sosial merupakan sifat umum pada orang-orang yang merasa sulit berteman. Hal ini tidak selalu terlihat jelas, karena seringkali terjadi secara internal dan secara halus memengaruhi perilaku mereka.

Orang yang terlalu menganalisis mungkin terlalu banyak merenungkan percakapan atau pertemuan di masa lalu. Mereka mungkin khawatir apakah mereka mengatakan sesuatu yang salah, apakah mereka cukup lucu, atau apakah mereka memberikan kesan yang baik.

Pemikiran berlebihan yang terus menerus ini dapat terwujud dalam berbagai cara. Mereka mungkin ragu memulai percakapan, takut mengatakan hal yang salah, atau mungkin mereka terlalu khawatir tentang bagaimana orang lain menilai mereka.

Hal ini dapat mengarah pada perilaku tidak percaya diri yang dapat dianggap canggung atau angkuh.

2. Takut ditolak

Takut ditolak merupakan perilaku lain yang dapat menghambat terbentuknya persahabatan. Ketakutan ini bisa begitu besar hingga menghambat seseorang untuk mencoba menjalin koneksi.

Orang yang takut penolakan mungkin menahan diri untuk menghubungi orang lain, atau mereka mungkin menghindari acara sosial sepenuhnya untuk menyelamatkan diri dari kemungkinan malu atau kecewa.

Ketakutan ini juga dapat mengarah kepada perilaku merusak diri sendiri. Misalnya, mereka mungkin menafsirkan interaksi yang netral atau bahkan positif sebagai negatif, menduga penolakan bahkan sebelum hal itu terjadi.

Hal ini dapat menciptakan ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya, karena ketakutan dan perilaku mereka selanjutnya dapat menjauhkan orang, memperkuat keyakinan mereka bahwa mereka ditakdirkan untuk ditolak.

3. Terlalu menyenangkan

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore