Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Januari 2025 | 02.34 WIB

4 Tanda-tanda Seseorang yang Sering Mengabaikan Orang di Sekitarnya hingga Tidak Memiliki Empati

Ilustrasi seseorang yang kurang memiliki rasa empati. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang kurang memiliki rasa empati. (Freepik)

JawaPos.com – Bila Anda dekat dengan seseorang yang hampir tidak menunjukkan empati atau belas kasihan, Anda mungkin akan mendapati diri Anda dalam situasi yang membingungkan dan sering kali tidak nyaman.

Kurangnya empati bukanlah sesuatu yang mereka pilih, sebaliknya, itu adalah sifat khas yang mungkin tidak mereka sadari.

Berurusan dengan seseorang yang kurang empati bisa jadi menantang dan menguras emosi. Namun, memahami tanda-tanda halus bisa mengubah segalanya.

Dilansir dari laman Hack Spirit, berikut 4 tanda-tanda seseorang yang sering mengabaikan orang disekitarnya hingga tidak memiliki empati.

1. Terlalu menyenangkan

Ini mungkin tampak mengejutkan, tetapi terkadang orang yang kurang empati mungkin terlihat sangat menyenangkan dan menyenangkan. Ini karena mereka telah belajar bahwa bersikap baik dapat memberi mereka apa yang mereka inginkan.

Mereka mungkin memuji Anda secara berlebihan, setuju dengan semua yang Anda katakan, atau selalu tampak dalam suasana hati yang baik. Saat Anda membutuhkan dukungan emosional atau pengertian, mereka mungkin tidak dapat ditemukan.

Ini bukan tentang kepedulian atau hubungan yang tulus bagi mereka. Sebaliknya, mereka menggunakan sikap ‘menyenangkan’ mereka sebagai strategi untuk mempertahankan hubungan tanpa harus terlibat secara emosional atau menunjukkan belas kasih yang tulus.

Jangan sampai pesonanya menipu Anda, itu bisa jadi penyamaran licik atas kurangnya empati.

2. Kesulitan dalam mengambil perspektif

Mengambil perspektif adalah kemampuan untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain. Ini adalah keterampilan yang membutuhkan empati dan pengertian. Seseorang yang tidak memiliki empati akan kesulitan melakukan hal ini.

Bagi mereka, pikiran, perasaan, dan pengalaman merekalah yang tampaknya valid. Mereka mungkin merasa sulit membayangkan apa yang tengah Anda rasakan atau alami, sehingga sulit bagi mereka untuk menunjukkan belas kasihan atau pengertian.

Hal ini berakar pada aspek kognitif empati yang dikenal sebagai ‘teori pikiran’. Itulah kemampuan kita untuk memahami bahwa orang lain mempunyai pikiran, perasaan, dan perspektif yang berbeda dari kita. Tanpa keterampilan ini, menunjukkan empati yang tulus akan menjadi sebuah tantangan.

3. Tidak memiliki antusiasme tinggi saat mendengar pencapaian teman

Seseorang yang kurang memiliki empati mungkin tidak menanggapi dengan antusiasme yang Anda harapkan. Mereka bahkan mungkin tampak acuh tak acuh atau mungkin terganggu oleh keberhasilan Anda.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore