Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Desember 2024 | 18.32 WIB

Mau Lebih Populer di Media Sosial? Ucapkan Selamat Tinggal pada 7 Kebiasaan Ini

Ilustrasi membuat konten di media sosial. (pexels.com)

JawaPos.com - Jujur saja, menjelajahi dunia media sosial seperti mencoba memahami aturan permainan yang terus berubah. Anda mungkin sudah mencurahkan banyak waktu dan usaha untuk membuat postingan menarik, mengikuti tren terkini, dan berinteraksi dengan pengikut. 

Tapi kok hasilnya belum maksimal, ya? Rasanya seperti ada yang kurang, meskipun sudah mencoba segala cara.

Kenyataannya, cara menjadi populer di media sosial tidak selalu soal caption yang sempurna atau tagar viral. Kadang, justru kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering kita abaikan bisa menjadi penghambat terbesar.

Dilansir dari laman Geediting.com pada Selasa (31/12), berikut ini tujuh kebiasaan yang harus ditinggalkan jika Anda ingin benar-benar meraih perhatian dan pengikut lebih banyak di media sosial.

1. Terlalu Banyak Menggunakan Tagar

Tagar memang penting, tetapi penggunaannya perlu bijak. Bayangkan Anda datang ke pesta dan bertemu seseorang yang terus berbicara tanpa henti tentang segala topik. 

Menyebalkan, kan? Begitu juga dengan postingan yang penuh dengan tagar. Selain terlihat berlebihan, ini bisa membuat konten Anda terkesan tidak profesional. 

Pilih beberapa tagar yang relevan dan pastikan mereka mendukung pesan Anda, bukan malah menenggelamkannya.

2. Mengabaikan Interaksi

Media sosial itu tentang hubungan, bukan sekadar panggung untuk tampil. Kalau Anda hanya fokus memposting tanpa membalas komentar atau pesan, pengikut Anda akan merasa diabaikan. 

Interaksi adalah kunci untuk membangun komunitas yang solid dan loyal. Ketika Anda mengabaikan percakapan ini, Anda kehilangan peluang untuk memperkuat koneksi dengan audiens.

3. Promosi Diri Secara Terus-Menerus

Siapa sih yang tidak suka membagikan pencapaian atau promosi produk? Tapi jika itu saja yang Anda lakukan, audiens bisa merasa bosan. 

Media sosial bukan hanya tentang diri Anda, tapi juga tentang bagaimana Anda memberi nilai kepada orang lain. Terlalu sering mempromosikan diri membuat Anda terlihat egois dan tidak menarik dalam jangka panjang.

4. Mengabaikan Konten Video

Era konten video sudah dimulai, dan semua platform media sosial mendukung tren ini. Kalau Anda masih terpaku pada foto atau teks saja, Anda melewatkan peluang besar. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore