
Ilustrasi bahasa tubuh. (freepik)
JawaPos.com–Isyarat bahasa tubuh tertentu dapat membuat seseorang tampak sangat dingin dan tidak mudah didekati. Menurut psikologi, tanda-tanda ini dapat memengaruhi cara orang lain memandang kita dan bahkan memengaruhi hubungan yang dapat kita bangun.
Jika Anda pernah bertanya-tanya apa yang membuat seseorang tampak jauh, dilansir dari geediting.com, Jumat (15/11), berikut adalah tujuh tanda bahasa tubuh halus yang melakukan hal itu.
Kontak mata merupakan bentuk interaksi manusia yang kuat. Kontak mata dapat menunjukkan ketertarikan, kehangatan, dan keterbukaan. Jadi ketika seseorang sengaja menghindarinya, hal itu dapat mengirimkan sinyal dingin dan jarak yang kuat.
Jika Anda pernah berinteraksi dengan seseorang yang tampaknya tidak mudah didekati, Anda mungkin memperhatikan kontak mata mereka yang sangat minim. Mereka mungkin melihat ke arah Anda, fokus pada hal lain, atau bahkan tampak tenggelam dalam pikirannya sendiri.
Ini bisa jadi pertanda halus bahwa mereka tidak terbuka untuk berinteraksi. Ini bukan hanya soal sifat pemalu atau introvert, perilaku ini juga bisa menunjukkan kurangnya minat atau keinginan untuk terlibat.
Biasanya, Anda akan mengasosiasikan postur tubuh yang rileks dengan seseorang yang nyaman dan mudah didekati, bukan? Namun, tidak selalu. Dalam beberapa kasus, seseorang yang terlihat terlalu santai, seperti membungkuk atau bersandar di kursinya, bisa jadi mengirimkan sinyal ketidaktertarikan atau ketidakpedulian.
Bahasa tubuh ini secara halus mengomunikasikan bahwa mereka tidak berminat pada interaksi atau percakapan. Meskipun postur tubuh yang rileks ini mungkin tampak menarik pada pandangan pertama, sebenarnya ini bisa menjadi cara untuk menciptakan jarak. Seolah-olah mereka hadir secara fisik tetapi secara mental mereka jauh.
Pernahkah Anda memperhatikan seseorang menyilangkan lengan atau kaki saat berbicara? Ini adalah bentuk bahasa tubuh tertutup dan dapat menyampaikan pesan yang jelas bahwa Anda tidak dapat didekati.
Menyilangkan lengan atau kaki bertindak sebagai penghalang fisik yang dapat menunjukkan bahwa seseorang tidak terbuka terhadap apa yang dikatakan orang lain atau orang di sekitarnya. Sepertinya mereka secara tidak sadar melindungi diri mereka dari pengaruh atau interaksi eksternal.
Menariknya, otak kita terprogram untuk menangkap isyarat non-verbal ini, bahkan sering kali sebelum kita menyadarinya. Jadi kalau Anda merasa tidak nyaman atau ragu di dekat seseorang namun tidak tahu alasannya, bahasa tubuhnya bisa jadi menjadi penyebabnya.
Penelitian menunjukkan bahwa ketika kita berinteraksi dengan seseorang yang membuat kita merasa nyaman, secara alami kita cenderung meniru atau "mencerminkan" bahasa tubuh mereka. Ini adalah cara halus untuk mengatakan "Saya seperti Anda, dan saya memahami Anda."
Namun, orang yang tampak dingin dan tidak mudah didekati mungkin tidak akan meniru Anda. Mereka mungkin akan mempertahankan postur, gerak tubuh, dan ekspresi mereka tanpa mencerminkan Anda. Hal ini belum tentu berarti mereka sengaja bersikap tidak baik atau acuh tak acuh.
Beberapa orang mungkin tidak begitu ekspresif atau responsif karena berbagai alasan seperti pengalaman pribadi, suasana hati saat itu, atau bahkan hanya sifat alami mereka. Selalu baik untuk diingat bahwa setiap orang memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda dalam interaksi sosial. Tidak meniru bukan berarti mereka kurang menjadi manusia; itu hanya cara mereka berinteraksi dengan dunia di sekeliling mereka.
Kita semua pernah mengalaminya. Anda mencoba terlibat dalam percakapan, dan lawan bicara Anda tampak seperti patung, dengan sedikit atau tanpa gerakan sama sekali. Hal ini dapat membuat interaksi terasa berat sebelah dan sedikit canggung.
Isyarat merupakan bagian penting dari komunikasi. Isyarat menambahkan lapisan makna tambahan pada kata-kata kita dan membantu menyampaikan emosi dan sikap kita. Jika seseorang tidak menggunakan banyak gerakan, hal itu dapat menimbulkan perasaan terputus hubungan atau kurangnya antusiasme.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
