Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 November 2024 | 06.44 WIB

Bisakah Media Sosial Menimbulkan Perilaku Toxic pada Diri Sendiri? Cek Fakta dan Cara Pencegahannya

Sikap Toxic dalam media sosial./Freepik. - Image

Sikap Toxic dalam media sosial./Freepik.

JawaPos.com -- Faktanya bermain media sosial mampu menimbulkan perilaku Toxic pada siapa saja termasuk diri sendiri.

Toxic sendiri mencermikan sebuah hubungan tidak sehat yang dapat mengganggu kesehatan mental.

Khususnya bila terjadi dalam medsos yang memberikan rasa kecanduan pada penggunanya.

Hal tersebut didasari oleh efek dopamin menurut Mclean Hospital yang mampu memberikan rasa kesenangan atau kepuasan pada suatu aktivitas yang dianggap menarik.

Sehingga tidak mengherankan bila berselancar dalam media sosial mampu mengakibatkan perilaku negatif.

Salah satunya adalah FOMO (Fear or Missing Out) sebagai sebuah fenomena untuk menggambarkan kondisi seseorang yang takut akan ketertinggalan berbagai hal trendi salah satunya dalam media sosial.

Atau perilaku Flexing yang kerap memamerkan kekayaan untuk mendapati atensi dalam sosial media.

Oleh sebab itu University of Adelaide mengingatkan segala hal yang tampak menyenangkan dalam platform digital belum merupakan gambaran aslinya.

Ujarnya hal-hal yang diunggah dalam internet bisa saja potongan kebahagian yang paling menarik untuk dibagikan.

Sedangkan dibaliknya bisa jadi ialah hal sebaliknya yang sengaja tidak diperlihatkan.

Misalkan saja postingan jalan-jalan, kulineran, pakaian baru, dan lain sebagainya yang dibaliknya diperoleh dengan bekerja mati-matian bahkan hutang.

Oleh sebabnya bila ingin menghindari godaan dari unggahan menarik dalam media sosial berikut tips meminimalisisr timbulnya perilaku Toxic akibat perilaku ini.

1. Membatasi Waktu Bermain Media Sosial

Saran ini adalah cara agar kehidupan tidak terfokus oleh media sosial semata.

Pasalnya sebuah studi dari Universitas Pennsylvania tahun 2018 dalam Mclean Hospital mendapati penemuan bahwa seseorang yang membatasi penggunaan media soaial lebih berkurang merasa kesepian dan depresi dibandingkan yang tidak melakukannya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore